Berita

Koordinator PPKM Darurat untuk Jawa dan Bali, Luhut Binsar Pandjaitan/Net

Politik

Sepekan PPKM Darurat Diterapkan, Luhut: Saya Amati Perubahan Lebih Baik Mulai Muncul

SENIN, 12 JULI 2021 | 17:01 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Pulau Jawa dan Bali, Luhut Binsar Panjaitan menyampaikan evaluasinya terkait kebijakan yang saat ini sudah masuk sepekan penerapan.

Dalam akun media sosialnya Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi ini menyampaikan rasa apresiasinya kepada seluruh mitra kerja yang ditunjuk Luhut untuk membantu penanganan pandemi Covid-19.

Apalagi, dalam beberapa hari terakhir kasus mengalami lonjakan yang cukup tajam.


Meski demikian, ia mengklaim penerapan PPKM darurat telah mampu dilaksanakan dengan baik.

"Saya ingin menggunakan momen ini untuk mengapresiasi seluruh pihak yang telah membantu pelaksanaan program ini, karena saya amati ada beberapa perubahan yang lebih baik sudah mulai muncul,” ucap Luhut, Senin (12/7).

Menurutnya, tanpa kerjasama seluruh pihak, angka penyebaran pandemi Covid-19 di Indonesia ini tak akan mampu dikendalikan.

Ia mengakui bahwa masih ada kesalahan yang akan dijadikannya bahan evaluasi.

"Dan ini adalah kerja kita bersama, bukan hanya saya. Jika banyak yang masih merasa ada kekurangan dan kesalahan di beberapa hal, itu adalah tanggung jawab saya,” katanya.

Dia mengurai dalam pengananan kondisi darurat di masa-masa seperti ini tentu ini bukanlah pekerjaan yang mudah.

“Karena semua hal harus dilakukan secara terintegrasi.  Apakah ada masalah? Yes. Tapi apakah ini bisa diselesaikan? jawabannya Bisa,” tegasnya.

Menko dua periode ini menegaskan, pemerintah telah bekerja keras mencari solusi dalam penanganan pandemi Covid-19.

Salah satu upayanya yakni memenuhi kebutuhan rakyat salah satunya pengadaan obat dan juga oksigen bagi pasien Covid-19.

"Pemerintah saya kira dalam hal ini selalu mencari jalan keluar terbaik dari semua masalah yang ada, mulai dari pasokan oksigen, ketersediaan tempat tidur, obat-obatan hingga bantuan untuk masyarakat kecil yang rentan terdampak pandemi Covid-19,” ucapnya.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

UPDATE

Restorative Justice Jadi Komedi saat Diucapkan Jokowi

Selasa, 27 Januari 2026 | 04:08

Pembentukan Dewan Perdamaian Trump Harus Dikritisi Dunia Islam

Selasa, 27 Januari 2026 | 04:00

Eggi Sudjana Pengecut, Mau Cari Aman Sendiri

Selasa, 27 Januari 2026 | 03:15

Beasiswa BSI Maslahat Sentuh Siswa Dhuafa

Selasa, 27 Januari 2026 | 03:12

Purbaya Bakal Sidak Perusahaan Baja China Pengemplang Pajak

Selasa, 27 Januari 2026 | 03:03

Kirim Surat ke Prabowo, Prodem Minta Polri Tetap di Bawah Presiden

Selasa, 27 Januari 2026 | 02:32

Pengangkatan 32 Ribu Pegawai SPPG Jadi PPPK Jomplang dengan Nasib Guru Madrasah

Selasa, 27 Januari 2026 | 02:17

Dukung Prabowo, Gema Bangsa Bukan Cari Jabatan

Selasa, 27 Januari 2026 | 02:01

Lingkaran Setan Izin Muadalah

Selasa, 27 Januari 2026 | 01:38

Polri di Bawah Presiden Amanat Reformasi dan Konstitusi

Selasa, 27 Januari 2026 | 01:13

Selengkapnya