Berita

Novak Djokovic mempertimbangkan untuk melupakan peluang tampil di Olimpiade/Net

Olahraga

Sukses Juarai Wimbledon 2021, Djokovic Malah Ragu Ikut Olimpiade Tokyo

SENIN, 12 JULI 2021 | 15:15 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kesuksesan menjuarai Wimbledon 2021 tak lantas membuat petenis Serbia, Novak Djokovic, percaya diri untuk untuk berkompetisi di Olimpiade Tokyo akhir bulan ini.

Salah satu fakto penyebabnya adalah keputusan panitia penyelenggara melarang kehadiran penonton dan pembatasan jumlah orang yang dapat dia bawa ke Tokyo.

Penyelenggara Olimpiade sebelumnya menyampaikan bahwa Olimpiade Tokyo akan berlangsung tanpa penonton. Seiring lonjakan kasus Covid-19 yang memaksa Pemerintah Jepang mengumumkan keadaan darurat di ibukota selama acara olahraga multievent berlangsung pad 23 Juli itu.


"Saya harus memikirkannya," ucap Djokovic usai menjuarai Wimbledon, dikutip Reuters, Senin (12/7).

"Saya selalu punya rencana ke Olimpiade. Tetapi saat ini saya sedikit terpecah. Ini seperti fifty-fifty karena apa yang saya dengar dalam beberapa terakhir," sambungnya.

Djokovic mengaku sangat kecewa setelah mendengar bahwa perhelatan di Tokyo itu akan digelar tanpa kehadiran penonton.

"Mungkin Anda tidak akan dapat melihat atlet lain tampil secara langsung. Saya bahkan tidak dapat mengajak stringer saya yang merupakan bagian yang sangat penting dari tim saya. Saya juga terbatas dengan jumlah orang yang dapat saya bawa di tim saya," tandasnya.

Djokovic sukses menambahkan gelar Wimbledon ke dalam daftar kemenangannya pada 2021, setelah Australian Open dan Roland Garros. Ini adalah kali pertama dalam karier Dojokovic mampu memenangi tiga gelar Grand Slam musim ini.

Selain Djokovic, sejumlah petenis dunia juga dikabarkan akan melewatkan tampil di Olimpiade. Di antaranya Rafael Nadal, Dominic Thiem, Stan Wawrinka, Nick Kyrgios, Serena Williams, dan Simona Halep.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya