Berita

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson/Net

Dunia

Tiga Pesepakbola Inggris Jadi Target Rasisme, PM Boris Johnson Naik Pitam

SENIN, 12 JULI 2021 | 14:50 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengungkap kegeraman dan mengutuk tindakan rasisme yang dialami tiga pesepakbola tim nasionalnya.

"Tim Inggris ini pantas dipuji sebagai pahlawan, bukan dilecehkan secara rasial di media sosial," ujar Johnson di Twitter pada Senin (12/7).

"Mereka yang bertanggung jawab atas pelecehan yang mengerikan ini seharusnya malu pada diri mereka sendiri," tambahnya.


Tindakan rasisme dialami oleh tiga pesepakbola kulit hitam Inggris, Marcus Rashford, Jadon Sancho, dan Bukayo Saka. Itu terjadi setelah ketiganya gagal mengeksekusi adu pinalti selama laga final Euro 2020 antara Inggris dan Italia di Wembley Stadium pada Senin dini hari.

Kedua tim bermain imbang 1-1 setelah perpanjangan waktu, dan Italia memenangkan adu penalti 3-2.

Sejak akhir pertandingan, akun media sosial ketiganya dibanjiri sejumlah komentar, mengkritik penalti mereka yang gagal. Bahkan kritikan itu juga disisipi komentar rasis hingga emoji monyet.

Football Association (FA) langsung memberikan respons dengan mengeluarkan pernyataan yang mengutuk rasisme terhadap pemain.

"FA sangat mengutuk semua bentuk diskriminasi dan terkejut dengan rasisme online yang ditujukan pada beberapa pemain Inggris kami di media sosial," ujar FA, seperti dikutip Mirror.

"Kami tidak bisa menjelaskan bahwa siapa pun di balik perilaku menjijikkan seperti itu tidak dapat diterima dalam mengikuti tim. Kami akan melakukan semua yang kami bisa untuk mendukung para pemain yang terkena dampak sembari mendesak hukuman seberat mungkin bagi siapa pun yang bertanggung jawab," sambung asosiasi itu.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Tak Pandang Bulu, Prabowo Akui Serahkan Dadan ke Kejaksaan

Kamis, 17 September 2026 | 12:29

MGBKI Soroti Isu Pendidikan Dokter Spesialis

Kamis, 17 September 2026 | 12:21

Prabowo Tugaskan Bahlil Bahas RUU Migas, SKK Migas Bisa Bubar!

Kamis, 17 September 2026 | 12:15

MNK Rokan Resmi Jadi Pionir Pengembanga Migas Nonkonvensional Indonesia

Kamis, 17 September 2026 | 12:13

Dasco Pastikan Seluruh Parpol Dilibatkan dalam Pembahasan Lanjutan RUU Pemilu

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

Ternyata Prabowo Suka Evidence-Based

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

SMEC Perluas Akses Layanan Kesehatan Mata

Kamis, 17 September 2026 | 11:50

Berjalan Beriringan, Operasi PLTP Tak Pengaruhi Situs Waruga di Tomohon

Kamis, 17 September 2026 | 11:43

Optimalisasi Sumur Sepinggan V-7: PHKT Genjot Produksi Migas Lampaui Target

Kamis, 17 September 2026 | 11:35

Prabowo Ungkap Bakal Ada Investasi Besar-besaran Masuk RI

Kamis, 17 September 2026 | 11:19

Selengkapnya