Berita

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan saat berbincang dengan ulama hadits tanah air, KH. Ahmad Luthfi Fathullah/Net

Politik

Zulkifli Hasan: Kepergian Kiai Ahmad Luthfi Fathullah Kehilangan Besar Bagi Kita Semua

SENIN, 12 JULI 2021 | 11:35 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Duka mendalam disampaikan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan atas meninggalnya ulama hadits tanah air, KH. Ahmad Luthfi Fathullah pada Minggu (11/7).

Menurutnya, keluasan ilmu KH. Ahmad Luthfi Fathullah, utamanya di bidang hadits, diakui berbagai kalangan bahkan dianggap kaliber dunia.

“Kiai Luthfi adalah pendiri Pusat Studi Hadits, pimpinan perguruan Islam Al-Mughni dan Ketua Baznas Provinsi DKI Jakarta. Kepergian Kiai Luthfi adalah kehilangan besar bagi kita semua,” tuturnya kepada wartawan, Senin (12/7).


Bagi Zulkifli Hasan, Kiai Luthfi merupakan seorang ulama pejuang yang selalu memikirkan persoalan-persoalan umat dan bangsa. Keterlibatan ulama kharismatik Betawi ini di bidang dakwah tak perlu diragukan lagi.

Kiai Luthfi bahkan sudah layaknya sahabat sekaligus guru. Keduanya sering berdiskusi mengenai berbagai hal dan Zulhas banyak menyerap ilmu darinya.

Sebulan lalu, Zulhas mengaku berkunjung ke kantor almarhum di bilangan Kuningan, Jakarta Selatan. Saat itu, Kiai Luthfi antusias memperlihatkan koleksi kitab-kitab haditsnya. Termasuk menunjukkan foto pesantren yang dibangun di Megamendung, Bogor.

“Waktu itu saya berjanji akan berkunjung ke sana, setelah pandemi mereda. Saat beliau dikabarkan sakit, saya tak henti mendoakannya. Tak menyangka beliau akan dipanggil Allah secepat ini. Semoga Allah mengampuni dosa-dosanya, melapangkan kuburnya, memberikan tempat terbaik bersama para Nabi dan orang-orang shaleh,” ujarnya.

“Saya bersaksi Kiai Luthfi orang yang sangat baik. Husnul kotimah, Insya Allah. Kita semua sangat kehilangan,” sambung Zulhas.

Labih lanjut, Wakil Ketua MPR RI ini memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar para ulama mendapatkan penjagaan dan diberikan kesehatan serta keselamatan melewati wabah. Dia juga berharap pemerintah memiliki perhatian khusus kepada para ulama yang sakit karena Covid-19 ini.

“Ya Allah, entah sudah berapa kali kami mengucap kalimat istirja beberapa waktu terakhir ini. Lebih sedih lagi karena kalimat itu kami ungkapkan untuk wafatnya para ulama kami. Semoga pandemi ini segera berakhir,” tuturnya bermunajat.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya