Berita

Marcus Rashford - Jadon Sancho - Bukayo Saka/Net

Olahraga

Gagal Eksekusi Penalti, Tiga Pemain Inggris Jadi Target Serangan Rasisme Di Media Sosial

SENIN, 12 JULI 2021 | 08:24 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Insiden rasisme tidak menyenangkan terjadi selama laga final Euro 2020 antara Inggris dan Italia di Wembley Stadium pada Senin dini hari (12/7).

Tiga pesepak bola Inggris, Bukayo Saka, Marcus Rashford dan Jadon Sancho mendapat serangan rasial di media sosial setelah gagal mengeksekusi penalti, dan akhirnya kalah dari Timnas Italia dengan 3-2.

Rashford menjadi eksekutor pertama yang gagal dengan skor 2-2. Kemudian Sancho melakukan hal yang sama hingga skor berubah 3-2. Sementara Saka yang menjadi eksekutor terakhir digagalkan oleh kiper Italia, Gianluigi Donnarumma. Kegagalannya itu membuat pemain 19 tahun itu menangis di lapangan.


Sejak akhir pertandingan, akun media sosial ketiganya dibanjiri sejumlah komentar, mengkritik penalti mereka yang gagal. Bahkan kritikan itu juga disisipi komentar rasis hingga emoji monyet.

"Kembali ke Nigeria," ujar sebuah akun.

"Pergilah dari negaraku," sahut akun lainnya.

Football Association (FA) langsung memberikan respons dengan mengeluarkan pernyataan yang mengutuk rasisme terhadap pemain.

"FA sangat mengutuk semua bentuk diskriminasi dan terkejut dengan rasisme online yang ditujukan pada beberapa pemain Inggris kami di media sosial," ujar FA, seperti dikutip Mirror.

"Kami tidak bisa menjelaskan bahwa siapa pun di balik perilaku menjijikkan seperti itu tidak dapat diterima dalam mengikuti tim. Kami akan melakukan semua yang kami bisa untuk mendukung para pemain yang terkena dampak sembari mendesak hukuman seberat mungkin bagi siapa pun yang bertanggung jawab," tambahnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya