Berita

Ilustrasi vaksin/Net

Politik

Demokrat: Vaksin Berbayar Adalah Keputusan Yang Tidak Berakhlak!

SENIN, 12 JULI 2021 | 03:14 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Vaksinasi mandiri berbayar yang disediakan perusahaan BUMN, Kimia Farma dinilai kontras dengan kewajiban pemerintah untuk menjamin kesehatan rakyatnya.

Terlebih, vaksi berbayar ini juga sudah disetujui Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"Tidak berakhlak ini namanya, kalau pakai istilah anak jaman sekarang," kata Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra di akun Twitternya, Minggu (11/7).


Ia menjelaskan, sudah menjadi tugas pemerintah memastikan rakyatnya mendapat hak paling dasar, yakni hak untuk hidup.

Berkenaan dengan hal tersebut, pemerintah sepatutnya memenuhi hak rakyat, termasuk di antaranya memberikan vaksin Covid-19 secara cuma-cuma, bukan dengan menebus menggunakan uang.

Namun sayang, vaksin berbayar yang telah disetujui pemerintah justru terlihat sebagai upaya melepas tanggung jawab yang harusnya dilakukan pemerintah.

"Mengapa tanggung jawab itu dikembalikan ke rakyat dengan mesti bayar untuk vaksin?" tandasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya