Berita

Thailand mengalami lonjakan kasus Covid-19/Net

Dunia

Ratusan Nakes Thailand Positif Covid-19 Walau Sudah Disuntik Vaksin Sinovac

MINGGU, 11 JULI 2021 | 20:26 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Penyebaran infeksi Covid-19 di kalangan tenaga kesehatan (nakes) bukan hanya terjadi di Indonesia. Di negara tetangga Thailand, ratusan nakes dilaporkan telah terpapar virus corona, meski mereka telah divaksinasi dengan vaksin Covid-19 buatan China, Sinovac.

Data dari Kementerian Kesehatan Thailand per Minggu (11/7) menunjukkan, dari 677.348 nakes yang telah disuntik dua dosis vaksin Sinovac, 618 di antaranya positif Covid-19. Data tersebut diambil dari April hingga Juli 2020.

Dikutip dari Channel News Asia, seorang perawat dinyatakan meninggal dan seorang lainnya dalam kondisi kritis.


Menurut seorang pejabat senior, Sopon Iamsirithawon, panel ahli telah merekomendasikan menggunakan dosis ketiga untuk memicu kekebalan bagi nakes yang berisiko.

"Ini akan menjadi vaksin yang berbeda, baik vektor virus AstraZeneca atau vaksin mRNA, yang akan diterima Thailand dalam waktu dekat," ujarnya.

Mayoritas nakes Thailand diberi suntikan Sinovac pada Februari, kemudian yang lainnya diberi AstraZeneca pada Juni.

Pada Minggu, Thailand mencatat rekor tertinggi kasus harian Covid-19, yaitu 9.418 kasus, sehingga totalnya menjadi 336.371 kasus. Sementara angka kematian bertambah 91 orang, menjadi 2.711 kematian.

Sementara itu di Indonesia, pemerintah juga berencana memberikan dosis tambahan untuk memicu antibodi. Suntikan itu berasal dari vaksin Moderna yang baru didapat Indonesia dari Amerika Serikat (AS).

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya