Berita

Perdana Menteri Thailand, Prayut Chan-o-cha/Net

Politik

Di Thailand Pejabat Sumbang Uang, Di Sini Keluarkan Suara Ancaman

MINGGU, 11 JULI 2021 | 14:29 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sikap pejabat negara dalam menyikapi sebaran Covid-19 mulai dibandingkan dengan negara lain. Salah satunya dengan Thailand.

Di Thailand, Perdana Menteri Prayut Chan-o-cha menyumbangkan tiga bulan gajinya untuk membantu warga yang terkena dampak pandemi Covid-19.

Setidaknya 15 pejabat tinggi lainnya, mulai dari wakil perdana menteri, menteri, dan wakil perdana menteri yang sudah menyatakan niat untuk memberi sumbangan serupa.


“Di Thailand para pejabat menyumbang uang, di sini mengeluarkan suara sumbang dan ancaman,” begitu kata dosen Program Studi Agribisnis Universitas Katolik Santo Thomas, Henrykus Sihaloho kepada redaksi, Minggu (11/7).

Pernyataan lulusan doktor dari IPB itu tidak lepas dari sikap Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan yang mengancam publik hingga kepala daerah yang tidak taat PPKM Darurat.

Teranyar, komentar Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko turut menuai pro kontra. Tepatnya saat dia meminta agar masyarakat tidak menjadi lalat politik yang mengganggu konsentrasi penanganan Covid-19.

Henrykus tidak hanya membandingkan sikap pejabat RI dengan Thailand. Tapi juga membandingkan bagaimana Indonesia menyikapi kedatangan warga negara asing (WNA).

“Di negara lain melarang dari RI datang, di +62 mengundang pendatang dari luar,” sindirnya.

PPKM Darurat, katanya, hanya mengkarangkeng WNI. Sementara di satu sisi, pintu masuk bagi virus varian asing tetap terbuka lebar.

“(Masih) membiarkan WNA lalu lalang di Cengkareng,” tutupnya.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya