Berita

Twitter Gde Siriana Yusuf pada 30 Juni 2021/Rep

Publika

Pengamat Politik Dan Kebijakan Ini Memprediksi Italia Juara Piala Eropa

SABTU, 10 JULI 2021 | 17:06 WIB

DALAM akun @SirianaGde tanggal 30 Juni 2021, saya memprediksikan Italia dan Inggris masuk final mengalahkan Spanyol dan Denmark di semifinal. Dan ternyata prediksi itu terjadi.

Sebelum semifinal saya melihat kualitas semua tim semifinal semuanya sama-sama kuat. Bahkan pernah jadi juara Piala Eropa kecuali Inggris.

Tapi ada pola yang sama, semacam algoritma sederhana, yang bisa dipakai untuk prediksi semifinal itu.


Pola yang sama terjadi pada dua tim semifinal yaitu tim Denmark dan Spanyol. Mereka sama-sama mengalahkan dua tim yang ada di grup Inggris (D) dan Italia (A) di fase knock out.

Denmark mengalahkan Wales dan Ceko. Spanyol mengalahkan Kroatia dan Swiss. Kesamaan pola ini saya baca jika Spanyol kalah, maka Denmark juga kalah. Atau sebaliknya.

Tapi sepakbola tidak ada yang sempurna. Jadi asumsi saya tidak akan Spanyol dan Denmark mengalahkan tiga tim yang ada di 1 grup. Jika itu terjadi artinya sepakbola jadi sempurna.

Lalu bagaimana prediksi final Piala Eropa nanti?

Saya memprediksikan Italia sebagai juara. Italia dan Inggris sama-sama tim bagus. Tren Inggris bahkan makin bagus, clean sheet di babak knock out. Sedangkan Italia yang cleansheet di babak grup, sudah kebobolan 3 kali di fase knock out.

Tapi ini tidak menjamin performa kedua tim di final nanti. Jadi agak sulit untuk memprediksi. Peluangnya sama.

Maka saya gunakan pola algorithm sederhana lagi untuk prediksi. Dan ketemu, ada pola yang sama dari Piala Eropa 1992, di mana Denmark menjadi juaranya.

Sebelumnya Denmark di Piala Eropa 1984, babak terakhir yang dijalaninya kalah adu penalti vs Spanyol. Tetapi di Piala Eropa berikutnya 1992, lolos final setelah menang adu penalti vs Belanda di semifinal, lalu menjadi juara setelah menang vs Jerman.

Ini sama dengan rute perjalanan yang dilalui tim Italia. Pada piala Eropa 2016, babak terakhir yang dijalani Italia kalah dengan adu penalti vs Jerman. Lalu di piala Eropa beirkutnya 2020/2021 lolos final setelah menang adu penalti VS Spanyol di semifinal.

Jadi dengan kesamaan rute ini saya prediksikan Italia yang juara.

Catatan: Ini bukan ramalan, bukan digunakan untuk perjuadian.

Gde Siriana Yusuf Pengamat politik dan kebijakan, Direktur Eksekutif Indonesia Future Studies (Infus).

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya