Berita

Jaya Suprana/Net

Jaya Suprana

Jihad Al Nafs Melawan Corona

SABTU, 10 JULI 2021 | 16:21 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

PADA masa pagebluk Corona kembali merajalela, dua sahabat saya yang tokoh pejuang kemanusiaan yaitu Hong Tjhien dari Eka Tjipta Foundation serta Sandyawan Sumardi sebagai pemrakarsa gerakan "Warga Bantu Warga" menyampaikan keprihatinan sanubari masing-masing.

HT prihatin atas kemelut distribusi obat pada saat pagebluk Corona jilid dua alih-alih mereda malah memuncak. SS prihatin atas kemelut distribusi tabung oksigen justru pada masa bangsa Indonesia makin membutuhkannya.

Obat


Sediaan obat di Indonesia pada masa puncak pagebluk Indonesia melangka yang berakibat harga naik menjulang tinggi sehingga mustahil dapat dicapai oleh rakyat miskin.

Rakyat yang tidak miskin yang mampu membeli obat harga mahal bahkan juga tidak bisa memperoleh obat akibat di pasar tidak ada produk obat untuk dijual mau pun dibeli.

Imbauan Menkes agar para pedagang obat tidak menaikan harga obat terkesan dianggap hanya sebagai angin berlalu belaka. Bahkan tampaknya tidak masuk telinga kiri keluar telinga kanan sebab sama sekali tidak masuk telinga mana pun juga.

Memang sangat memprihatinkan sanubari HT dalam menyaksikan bagaimana sesama manusia tega menarik keuntungan dari sesama manusia yang sedang menderita.

Oksigen

Sediaan tabung oksigen juga pada masa puncak pagebluk Indonesia melangka yang berakibat harga naik menjulang tinggi sehingga mustahil dapat dicapai oleh rakyat miskin.

Rakyat yang tidak miskin yang mampu membeli oksigen harga mahal bahkan juga tidak bisa memperoleh oksigen akibat di pasar tidak ada produk oksigen untuk dijual maupun dibeli.

SS yang secara nyata mencoba menolong rakyat yang membutuhkan oksigen jungkir-balik bahkan babak-belur dalam usaha mencari oksigen yang melangka sambil naik harga sampai selangit di pasar bukan untuk diri sendiri namun orang lain.

Makin nahas lagi, tragedi kelangkaan obat dan oksigen masih diperparah malapetaka kekurangan kamar rumah sakit.

Hanya mereka yang sedang terpapar Corona beserta segenap sanak-keluarga yang dapat merasakan betapa dahsyat derita tidak memperoleh obat, oksigen dan kamar rumah sakit.

Jihad Al Nafs

InsyaAllah, tidak ada ilmuwan atau ahli ekonomi mati-matian membela produsen dan distributor obat dan oksigen tega berteori bahwa kelangkaan obat dan oksigen wajar bahkan kodrati penawaran versus kebutuhan berdasar hukum pasar Adam Smith.

Jangan pura-pura lupa kenyataan Adam Smith di dalam The Theory of Moral Sentiments telah menegaskan bahwa masih ada kearifan lebih mulia di atas hukum pasar yaitu moral.

Maka mereka yang terlibat di dalam kemelut perdagangan obat dan oksigen pada hakikatnya pasrti mampu jika mau mengendalikan hawa nafsu kerakusan masing-masing untuk tidak menaikkan harga obat dan oksigen di tengah kemelut suasana masyarakat Indonesia panik akibat membutuhkan obat dan oksigen demi menyelamatkan diri dan keluarga masing-masing dari ancaman angkara murka virus Corona dengan segenap sanak-mutasi yang telah berevolusi menjadi kebih garang dan ganas.

Kalau mau pasti mampu. Kalau tidak mampu berarti memang tidak mau.

Terhadap perkenan para beliau yang mau menunaikan jihad al nafs (perjuangan menaklukkan hawa nafsu angkara murka kerakusan diri sendiri) masing-masing, atas nama bangsa, negara dan rakyat Indonesia saya mengucapkan terima kasih tak terhingga. Merdeka!

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Kampus Demokrasi Obama

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:54

Presiden Prabowo Kemudikan Kapal Indonesia Menuju Ekonomi Pancasila

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:36

Merekonstruksi Ulang Konsolidasi Kebangsaan

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:18

Keberadaan DSI Perlu Dievaluasi Ulang dalam Tata Niaga Sawit

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:59

Usaha Jufriyah Terus Keruk Cuan Bersama BRI

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:34

Perdamaian AS-Iran Tanpa Israel

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:16

Turnamen Tenis Meja Masduki Cup 2026 Mengukir Asa Menuju Pentas Dunia

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:55

BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Berbagai Solusi Finansial

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:35

Koperasi Menjaga Keseimbangan

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:15

Gaya Hidup Sehat dan Kebersamaan Harus jadi Kebutuhan

Selasa, 23 Juni 2026 | 02:55

Selengkapnya