Berita

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto/Net

Politik

Bicara Gangguan Asing, Prabowo Ternyata Masih Konsisten Meski Sudah Di Lingkaran Istana

SABTU, 10 JULI 2021 | 01:55 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pengakuan bahwa Indonesia selalu diganggu kekuatan asing dinilai sebagai bentuk konsistensi Prabowo Subianto meski kini sudah masuk di lingkaran pemerintahan sebagai Menteri Pertahanan.

Dikatakan Direktur Survey and Polling Indonesia, Igor Dirgantara, kekhawatiran soal asing sudah ditekankan Ketua Umum Partai Gerindra tersebut sejak beberapa tahun lalu.

"Apa yang diungkapkan oleh Prabowo konsisten dalam semua pernyataannya ketika berkampanye menjadi cawapres 2009, capres 2014, dan capres 2019," kata Igor Dirgantara kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (10/7).


Bahkan, pandangannya soal kekuatan asing sudah dibukukan dalam buku berjudul Paradoks Indonesia dan Indonesia Menang. Dalam buku tersebut, Prabowo menjabarkan soal kekuatan asing yang bisa membawa dampak negatif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Prabowo adalah seorang nasionalis seperti Bung Karno idolanya," tandasnya.

Sebelumnya, Prabowo menyebut bangsa Indonesia selalu diganggu oleh asing. Bahkan gangguan tersebut telah terjadi selama ratusan tahun sejak peradaban Nusantara.

“Selalu kita didatangi oleh kekuatan dari luar nusantara ini. Bisa disebut sepanjang sejarah kekuatan yang datang ke sini dari mana-mana, bisa kita rinci satu-satu," tegas Prabowo dalam webinar yang digelar Universitas Padjadjaran (Unpad) pada Jumat (9/7).

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya