Berita

Presiden AS Joe Biden/Net

Dunia

Biden Sudah Frustrasi Sejak Berkunjung Ke Afghanistan Tahun 2009

JUMAT, 09 JULI 2021 | 16:12 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Keputusan Presiden Joe Biden untuk menarik semua pasukan Amerika Serikat (AS) dari Afghanistan bukan semata-mata dilakukan untuk melanjutkan kesepakatan antara pemerintahan Donald Trump dan Taliban.

Jauh sebelum kesepakatan damai AS dan Taliban pada Februari 2020, Biden sudah merasa frustasi dengan misi di Afghanistan.

Dari laporan Reuters, hilangnya keyakinan Biden atas misi AS di Afghanistan muncul sejak kunjungannya sebagai Wakil Presiden ke Kabul pada Januari 2009.


Dalam jamuan makan malam, Biden dan Hamid Karzai, Presiden Afghanistan saat itu, terlibat percekcokan. Ketika perselisihan berlanjut, Biden melemparkan serbetnya dan makan malam berakhir dengan tiba-tiba.

Perselisihan tersebut tampaknya telah mengecilkan optimisme Biden bahwa AS dapat membangun kembali Afghanistan setelah menggulingkan Taliban.

Bahkan ketika pulang ke Washington, Biden memperingatkan Presiden Barack Obama untuk tidak menempatkan lebih banyak pasukan di Afghanistan. Namun Biden kalah dalam perselisihan kebijakan karena akhirnya Obama mengirim pasukan tambahan ke Afghanistan.

Dengan kekuasaan di tangannya, setelah menjabat di Gedung Putih, Biden memberikan perintah untuk menarik pasukan.

Pada Kamis (8/7), Biden mengakui bahwa perang saudara baru kemungkinan dapat meletus di Afghanistan. Tetapi hal itu tidak mengurungkan keputusannya untuk menarik pasukan AS.

"Saya membuat keputusan dengan mata jernih. Saya tidak akan mengirim generasi Amerika lainnya untuk berperang di Afghanistan tanpa harapan yang masuk akal untuk mencapai hasil yang berbeda," tegasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya