Berita

Peresmian kerjasama Batik Chic dengan Idus.com yang disaksikan Duta Besar Republik Indonesia untuk Korea Selatan Umar Hadi./KBRI Seoul

Dunia

Resmi, Batik Indonesia Tembus Pasar Digital Korea Selatan

JUMAT, 09 JULI 2021 | 13:18 WIB

Produk batik resmi menembus pasar digital Korea Selatan. Ditandai dengan penandatanganan kerjasama PT Wastra Cantik Indonesia (Batik Chic) dan Idus.com, salah satu situs ekonomi digital Korsel yang menjual mayoritas produk buatan tangan.

“Alhamdulillah. Hari ini Batik resmi memasuki pasar digital Korea Selatan. Setelah proses negosiasi berlangsung secara daring selama 7 bulan,” ujar Duta Besar Republik Indonesia untuk Korea Selatan Umar Hadi, setelah menyaksikan penandatanganan perjanjian secara daring antara pihak Indonesia dan Korsel, Jumat (9/7).

Duta Besar menekankan bahwa rampungnya perjanjian kerjasama, yang adalah suatu landmark agreement antara situs online Korsel dengan UKM Indonesia, merupakan capaian yang patut dibanggakan. Dari persiapan, negosiasi sampai penandatanganan perjanjian ini seluruhnya dilakukan virtual. Untuk itu, terbukti bahwa pandemi COVID-19 bukan lah suatu penghalang untuk giat memasarkan ekonomi kreatif ke manca negara.


Umar Hadi berharap dengan masuknya batik ke situs komersial daring dapat turut menciptakan kesejahteraan tidak hanya untuk kedua pihak, tetapi juga untuk UMKM lainnya.

Sekedar informasi, Batik Goes to Korea dirintis oleh KBRI Seoul yang secara aktif dengan mempromosikan produk Batik ke pasar digital Korsel. Idus.com adalah salah satu situs ekonomi digital Korsel yang menjual mayoritas produk buatan tangan, menyampaikan ketertarikannya untuk impor produk Indonesia berupa aksesoris dari Batik dan kain tradisional.

“Idus.com memutuskan untuk mengenalkan Batik Indonesia di situsnya melalui merek Batik Chic yang memiliki garis rancangan busana yang apik dan simpel, tepat mewakili citra wanita Indonesia dan Korsel yang cerdas, cantik, dan berbudaya di abad-21,” tegas Donghwan Kim, CEO Idus.com yang disampaikan oleh Danny Jeon.

Sementara itu, Pendiri dan Perancang Batik Chic, Novita Yunus, mengaku kemitraan dengan Idus.com ini menjadi lompatan besar bagi bisnisnya.
 
“Suatu quantum leap untuk Batik Chic dapat menjalin kemitraan dengan Idus.com situs online ternama Korsel. Terima kasih khusus kepada Dubes Umar Hadi dan jajaran KBRI Seoul yang tidak kenal lelah mencari jalan untuk tembus pasar digital Korsel,” ujar Novita.

Penyelesaian perjanjian tidak lepas dari kerja keras pihak terkait termasuk Bank Negara Indonesia (BNI) kantor cabang Seoul, sejalan dengan komitmen BNI Pusat untuk terus mendorong UKM Indonesia go global

Batik Goes to Korea
diharapkan dapat menjadi perintis penguatan akses produk ekonomi kreatif Indonesia ke pasar Korsel, khususnya menjelang penyelenggaraan World Conference on Creative Economy dan KTT G20 di Indonesia di tahun 2022. [R]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya