Berita

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson/Net

Dunia

Denda Brexit Membengkak, Inggris Harus Bayar Rp 818 Triliun Ke Uni Eropa

JUMAT, 09 JULI 2021 | 11:07 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Inggris tampaknya harus membayar lebih banyak untuk meninggalkan Uni Eropa setelah tagihan Brexit membengkak menjadi 47,5 miliar euro atau 40,8 miliar pound, setara dengan Rp 818 triliun (Rp 20.000/pound).

Angka tersebut jauh lebih besar dari perkiraan pejabat Inggris sebelumnya, yaitu 39 miliar pound atau Rp 782 triliun.

Meski begitu, dimuat The Independent, tagihan itu seharusnya lebih tinggi, yaitu mencapai hampir 43 pound atau Rp 862 triliun. Namun Uni Eropa telah berutang 1,8 miliar pound pada Inggris.


Menurut Kantor Tanggung Jawab Anggaran Inggris, akan ada sekitar 25 miliar pound yang tersisa untuk dibayar pada tahun 2057. Sedangkan sekitar 18 miliar pound akan dibayarkan dalam lima tahun pertama.

Penyelesaian keuangan disepakati berdasarkan Perjanjian Penarikan Brexit. Kedua belah pihak sepakat untuk melakukan perhitungan sejak 2017, tetapi Perjanjian Penarikan tidak diratifikasi hingga 2019.

Kesepakatan penyelesaian keuangan itu merupakan prasyarat bagi pembicaraan perdagangan yang akhirnya dapat mencapai kesepakatan pada Desember tahun lalu.

Anggota parlemen Inggris bersikeras bahwa RUU Brexit tidak akan dibayar jika negosiasi berakhir tanpa kesepakatan.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cerita Zulhas, Numpang Helikopter TNI ke Bogor

Kamis, 17 September 2026 | 21:47

Hari Transportasi Nasional, Momentum Wujudkan Kedaulatan Energi Bersama Program B50

Kamis, 17 September 2026 | 21:17

Ulasan Buku: Sumbangan Filsafat dari Indonesia untuk Dunia yang Kehilangan Makna

Kamis, 17 September 2026 | 21:15

KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 | 20:53

Bahlil Pastikan BUK Pengganti SKK Migas Langsung di Bawah Presiden

Kamis, 17 September 2026 | 20:41

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

Kamis, 17 September 2026 | 20:21

Prabowo Pimpin Sidang Dewan Energi Nasional, Dorong Persiapan Produksi E50

Kamis, 17 September 2026 | 20:04

Ekoteologi PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Bahlil Akui Kasus Korupsi Fahd A Rafiq Musibah bagi Golkar

Kamis, 17 September 2026 | 19:38

Selengkapnya