Berita

Raja Yordania Abdullah II/AP

Dunia

Diam-diam Bertemu Raja Abdullah II, Naftali Bennett Setuju Jual Lebih Banyak Air Ke Yordania

JUMAT, 09 JULI 2021 | 10:46 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perdana Menteri Israel Naftali Bennett dilaporkan telah melakukan sebuah pertemuan rahasia dengan Raja Yordania Abdullah II di Amman pada Kamis (8/7).

Mengutip seorang mantan pejabat senior Israel, pertemuan itu membahas kesepakatan jual beli air. Bennett memberitahu Raja Abdullah bahwa pihaknya telah setuju untuk menjual lebih banyak air daripada kuota yang disepakati dalam perjanjian damai 1994.

Walla News melaporkan, saat ini Yordania dilanda kekurangan air yang luar biasa. Berdasarkan perjanjian, kuota penjualan air dari Israel ke Yordania adalah 55 juta meter kubik setiap tahun dengan harga 3 sen AS per meter kubik.


Pekan lalu, media Israel memberitakan, Bennett berniat untuk menyetujui penjualan 50 juta meter kubik air tambahan ke Yordania. Jika kesepakatan itu terwujud, itu akan menjadi penjualan air terbesar dari Israel ke Yordania sejak perjanjian damai.

Menurut Al Monitor, keputusan Israel itu tidak terlepas dari dorongan Amerika Serikat (AS), menjelang pertemuan Presiden Joe Biden dengan Raja Abdullah II nanti. Washington dikabarkan telah meminta Bennett untuk merespons permintaan Raja Abdullah II dengan positif.

Yordania sendiri telah meminta alokasi tahunan tambahan 50 juta meter kubik selama lima tahun, tetapi Bennett memberikan persetujuan awal hanya untuk tahun ini dan tahun depan.

Sementara permintaan untuk tahun-tahun berikutnya akan ditinjau sesuai dengan ketinggian air di Laut Galilea.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya