Berita

Ketua DPC PKB Kota Cirebon, Syaifurrohman/RMOLJabar

Politik

Minta Petugas Lebih Humanis Saat Razia PPKM Darurat, PKB Kota Cirebon: Jangan Sampai Warga Ketakutan

JUMAT, 09 JULI 2021 | 07:57 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kota Cirebon mendukung kebijakan PPKM Darurat dari pemerintah. PKB juga mendukung agar protokol kesehatan dapat diterapkan secara ketat dan lebih disiplin.

"Karena PPKM Darurat Jawa-Bali adalah upaya mengendalikan penyebaran Covid-19, untuk membuktikan kesiapan dan kepastian penanganan pandemi. Juga untuk memberikan rasa aman dan mengembalikan kepercayaan publik," kata Ketua DPC PKB Kota Cirebon, Syaifurrohman, dalam keterangan yang diterima Kantor Berita RMOL Jabar, Kamis (8/7).

Hanya saja, pihaknya meminta agar pemerintah daerah kota (Pemkot) Cirebon maupun Satgas Covid-19 setempat dapat memberikan semangat optimistisme dan mengedepankan sisi humanis kepada masyarakat di tengah kebijakan PPKM Darurat.


Sebab, menurutnya, sejak PPKM Darurat diterapkan di Kota Cirebon, hal yang lebih menonjol justru kegiatan razia dan penertiban tempat usaha yang dilakukan oleh petugas.

"Bahkan selama pelaksanaan PPKM Darurat, yang didapati adalah penyitaan alat produksi usaha. Seperti membawa tabung gas, menyita alat pembuat makanan dan lain-lain. Juga penyegelan toko atau tempat usaha," terang Gus Ipul, sapaan akrabnya.

Untuk itu, pihaknya meminta agar Pemkot maupun Satgas lebih fokus terhadap upaya-upaya yang efektif dalam mencegah penyebaran Covid-19. Upaya-upaya tersebut juga hendaknya harus dibarengi dengan sikap yang dapat memberi rasa aman kepada masyarakat.

"Tidak tepat jika pelaksanaan kebijakan justru membuat warga ketakutan, waswas dan khawatir, karena mata pencaharian atau pekerjaannya terganggu," tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya