Berita

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo/Net

Politik

Abdillah Toha Tantang Jokowi Bersihkan Lingkungan Istana Yang Sedang "Sakit"

JUMAT, 09 JULI 2021 | 02:00 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pandemi Covid-19 yang saat ini kondisinya kian mengkhawatirkan adalah ujian besar bagi Joko Widodo sebagai kepala negara pilihan rakyat.

"Bapak Presiden Jokowi yang saya hormati, tes seorang pemimpin adalah pada masa krisis. Kita sedang menghadapi multikrisis dan belum tampak tanda mereda," kata salah satu pendiri Partai Amanat Nasional (PAN), Abdillah Toha dikutip dari akun Twitternya, Jumat (9/7).

Saat ini, ia melihat pandemi Covid-19 makin mengganas dan telah merontokkan ekonomi dan menyusahkan rakyat.


"Pandemi mengganas, penegakan hukum gagal, fiskal terancam bangkrut, rakyat kecil menderita," lanjutnya.

Namun sayang, di situasi krisis seperti saat ini, orang-orang di sekeliling presiden di istana tidak kompeten dalam mengatasi pandemi.

"Bapak (Jokowi) dikelilingi staf tidak kompeten, oligarki yang rakus, politisi korup dan sudah mulai kampanye Pilpres, komunikasi buruk, buzzer yang menjerumuskan, dan lain-lain," kritik Abdillah yang dikenal sebagai pendukung fanatik Jokowi di 2014 silam ini.

Melihat kondisi di lingkaran istana yang tak kompeten ini, mantan anggota DPR RI Fraksi PAN ini pun meminta Jokowi bersikap tegas. Dengan ketegasan, otomatis rakyat akan memberi dukungan penuh kepada kepala negara.

"Satu-satunya jalan, harus ada keberanian bersikap tegas dan membersihkan lingkungan bapak yang sakit. Bila bapak bersikap tegas dan jelas, insyaallah seluruh rakyat akan berada di belakang bapak," tandasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya