Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto/Net

Politik

Airlangga Hartarto: Ada 1.300 Ton Oksigen Dikirim Untuk Pulau Jawa

KAMIS, 08 JULI 2021 | 21:56 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sejumlah upaya terus dilakukan pemerintah dalam menangani lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi di Tanah Air.

Salah satu yang dilakukan adalah memastikan pasokan oksigen tetap aman dengan skema pengalihan stok dari luar pulau Jawa.
 
"Terdapat 800 ton oksigen yang sedang dalam perjalanan dari Batam untuk memenuhi kebutuhan di Pulau Jawa. Selain itu, ada 500 ton yang terbagi dalam 21 unit iso tank oksigen dari Morowali, Sulawesi Tengah," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, Kamis (8/7).


Selain mengalihkan stok oksigen dari luar Jawa, juga telah dikerahkan seluruh fasilitas guna memproduksi oksigen untuk medis. Pemerintah juga akan membuka opsi untuk mendatangkan oksigen dari luar negeri,

"Mendatangkan oksigen ke dalam negeri ini masuk pada kebutuhan yang diminta BNPB guna menangani pandemi di Tanah Air," jelasnya.

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) ini berharap, semua lembaga dan perusahaan yang terlibat dalam penanganan pandemi dapat bekerja sama agar kebutuhan oksigen bisa terpenuhi.

Selain itu, selama masa pemberlakuan PPKM Darurat Jawa-Bali dan pengetatan PPKM Mikro di luar Jawa Bali, pemerintah telah menetapkan target testing Covid-19 untuk masing-masing daerah.

Diharapkan, angka testing terus meningkat sehingga penelusuran atau tracing kontak erat dapat segera dilakukan. Semakin cepat tracing, jelasnya, laju penularan virus Covid-19 dapat ditekan dengan cepat.

"Oleh karena itu, kami meminta kepada Gubernur, Bupati, dan Walikota untuk menjalankan dan mengawal PPKM Mikro secara ketat dan disiplin," tandasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya