Berita

Kepala Bappilu Partai Demokrat, Andi Arief/RMOLNetwork

Politik

Soal Failed Nation, Andi Arief: Kader Demokrat Tidak Asal Bicara

KAMIS, 08 JULI 2021 | 16:24 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Manuver Partai Demokrat yang belakangan mengkritisi pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19 bukan sekadar kritik tanpa dasar.

Menurut Kepala Bappilu Partai Demokrat, Andi Arief, peringatan Demokrat bahwa Indonesia bisa dianggap bangsa gagal adalah buah dari diskusi bersama para ahli atas kondisi terkini soal pandemi Covid-19.

"Kader Partai Demokrat tidak asal bicara. Kami diskusi rutin dengan para ahli ekonomi, ahli kesehatan dan lain-lain memutuskan mengingatkan bahaya sebagai negara gagal punya dasar kuat," kata Andi Arief di akun Twitternya, Kamis (8/7).


Demokrat melihat, tren kasus Covid-19 kian hari justru kian meningkat di tengah usaha pemerintah menanggulangi pandemi.

"Peringatan para ahli ternyata akhir-akhir ini terbukti benar. Perlu waspada. Mudah-mudahan ada intervensi yang melandaikan kurva," tegasnya.

Baginya, peningkatan kasus Covid-19 yang terus terjadi tidak bisa dipandang sebelah mata.

Mantan Staf Khusus Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini pun meminta kepada semua pihak lebih peduli terhadap penyebaran Covid-19. Termasuk kepada politisi Gerindra, Andre Rosiade yang mengkritik sikap Edhie Baskoro Yudhoyono agar tidak 'berisik' di ruang publik.

"Bayangkan kalau puncak pandemi kasus menimpa di atas 700 ribu per hari? Bro Andre Rosiade harus aware dengan ini," tandasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya