Berita

Koordinator Kebijakan Gedung Putih untuk Indo-Pasifik Kurt Campbell/Net

Dunia

Gedung Putih: AS Tidak Akan Mendukung Kemerdekaan Taiwan

KAMIS, 08 JULI 2021 | 13:59 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) tidak akan mendukung kemerdekaan Taiwan, meski memiliki hubungan tidak resmi dengan Taipei.

Begitu yang dikatakan oleh Koordinator Kebijakan Gedung Putih untuk Indo-Pasifik Kurt Campbell dalam diskusi virtual yang digelar Asia Society Policy Institute (ASPI) pada Selasa (6/7).

"Kami mendukung hubungan tidak resmi yang kuat dengan Taiwan. Kami tidak mendukung kemerdekaan Taiwan. Kami sepenuhnya mengakui dan memahami kepekaan yang terlibat di sini," ujar Campbell, seperti dikutip Global Times.


Ini adalah pertama kalinya seorang pejabat tinggi di pemerintahan Presiden Joe Biden secara eksplisit mengatakan AS tidak akan mendukung kemerdekaan Taiwan.

Campbell sendiri menggambarkan hubungan AS dan Taiwan sebagai "keseimbangan berbahaya", antara mengadvokasi peran Taiwan di panggung global namun menghindari konfrontasi militer dengan China.

Ia mengatakan, AS mempercayai bahwa Taiwan memiliki hak untuk hidup damai dan mendukungnya di organisasi internasional, khususnya dalam bidang kesehatan.

Menyoroti tindakan China terhadap Hong Kong, Campbell memperingatkan, tindakan tersebut akan menjadi bencana jika terjadi pada Taiwan.

Sebelumnya, Wakil Perdana Menteri Jepang Taro Aso mengatakan Jepang dan AS harus melindungi Taiwan dari ancaman eksistensial, dengan merujuk pada China.

China menganggap Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya. Sedangkan Taiwan yang saat ini dikuasai oleh Partai Progresif Demokratik (DPP) mengklaim Taiwan sebagai negara yang merdeka dan demokratis.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya