Berita

Walikota Bandung Oded M Danial saat meninjau stasiun pengisian tabung oksigen/RMOLJabar

Nusantara

Sudah Pantau Stasiun Pengisian, Pemkot Bandung Klaim Pasokan Tabung Oksigen Aman

RABU, 07 JULI 2021 | 13:58 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pasokan tabung oksigen di Kota Bandung dipastikan masih aman.

Hal tersebut disampaikan Walikota Bandung, Oded M Danial saat meninjau stasiun pengisian tabung oksigen, milik perusahan Samator Group, di Jalan Industri, Cicendo, Kota Bandung, Rabu (7/7).

Walikota mengatakan, peninjauan tersebut sebagai tindak lanjut dari isu langkanya oksigen di sejumlah rumah sakit di Kota Bandung.‎


Dari laporan pihak perusahaan, permintaan tabung oksigen dari seluruh rumah sakit mitra perusahaan diklaim bisa dipenuhi.

"Alhamdulilah, tadi saya dapat informasi, insyaallah aman ke depannya karena semua mitra rumah sakit yang ada di Kota Bandung sudah terpasok semuanya. Aman dan cukup," jelas Oded diberitakan Kantor Berita RMOLJabar.

Oded menuturkan, produksi pengisian tabung oksigen dalam sehari bisa memenuhi permintaan untuk tiga hari. Namun, dengan kondisi saat ini, sehari produksi hanya mampu memenuhi permintaan untuk satu hari.

"Karena musim Covid seperti ini bisa satu setengah hari, tapi insyaallah mereka aman. Ada 4 pendistribusi di Kota Bandung, mereka saling melengkapi, kalau di sini kurang mereka cari di tempat lain, aman," tandasnya.

Sementara itu, Area Manager Samator Group, Chandra Subekti mengklaim pihaknya mampu melakukan pengisian 1.100 tabung oksigen dalam sehari. Jumlah tersebut mampu menutup semua kebutuhan dari rumah sakit.‎

"Kalau di cabang ini, kami produksi 1.100 tabung oksigen dengan berat 6 meter kubik. Untuk rumah sakit Kota Bandung rta-rata kami suplai full untuk rumah sakit, untuk medikal," tegas Chandra.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya