Berita

Ratu Elizabeth II/Net

Dunia

Jamaika Tuntut Kompensasi Korban Perdagangan Budak Era Kolonial Ke Ratu Elizabeth II

RABU, 07 JULI 2021 | 09:59 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Jamaika menuntut Ratu Elizabeth II untuk memberikan kompensasi kepada para korban perdagangan budak dan keluarganya.

Tuntutan itu diajukan dalam petisi yang didukung oleh Menteri Kebudayaan Olivia Grange.

"Pemerintah sangat senang untuk mengumumkan telah membuat langkah lebih lanjut menuju pencarian keadilan reparatoris bagi para korban dan keluarganya dari perdagangan budak transatlantik," ujar Grange pada Senin (5/7), seperti dikutip Sputnik.


Menurutnya, petisi tersebut telah didukung Dewan Nasional dan Kamar Jaksa Agung atas nama rakyat Jamaika.

Ia kemudian mengatakan, petisi akan berikan kepada Ratu Elizabeth II yang masih menjadi kepala negara Jamaika sebagai bagian dari negara persemakmuran, atau pemerintah Inggris.

Tidak jelas berapa kompensasi yang dituntut, namun kemungkinan bernilai miliaran pound.

Tuntutan kompensasi sudah muncul ketika Perdana Menteri Inggris saat itu, David Cameron, mengunjungi Jamaika. Kemudian ia diminta untuk membayar kompensasi sebagai ganti rugi perdagangan budak.

Jamaika menjadi koloni Inggris sejak 1707. Ketika itu, Inggris dan Portual merupakan negara pedagang budak yang paling sukses di dunia.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cerita Zulhas, Numpang Helikopter TNI ke Bogor

Kamis, 17 September 2026 | 21:47

Hari Transportasi Nasional, Momentum Wujudkan Kedaulatan Energi Bersama Program B50

Kamis, 17 September 2026 | 21:17

Ulasan Buku: Sumbangan Filsafat dari Indonesia untuk Dunia yang Kehilangan Makna

Kamis, 17 September 2026 | 21:15

KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 | 20:53

Bahlil Pastikan BUK Pengganti SKK Migas Langsung di Bawah Presiden

Kamis, 17 September 2026 | 20:41

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

Kamis, 17 September 2026 | 20:21

Prabowo Pimpin Sidang Dewan Energi Nasional, Dorong Persiapan Produksi E50

Kamis, 17 September 2026 | 20:04

Ekoteologi PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Bahlil Akui Kasus Korupsi Fahd A Rafiq Musibah bagi Golkar

Kamis, 17 September 2026 | 19:38

Selengkapnya