Berita

Kedatangan puluhan TKA asal China di Makassar/Repro

Politik

Bagi Demokrat, Masuknya TKA China Saat PPKM Menciderai Hati Rakyat

SELASA, 06 JULI 2021 | 15:37 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kedatangan puluhan TKA asal China ke Indonesia baru-baru ini menciderai rasa keadilan rakyat yang sedang dipaksa tidak keluyuran dan kehilangan mata pencaharian karena kebijakan PPKM Darurat.

"Seharusnya kepentingan rakyat dan bangsa sendiri yang mesti didahulukan dan diutamakan," kata Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (6/7).

Apalagi, sambungnya, berdasarkan informasi yang beredar bahwa kategori tenaga ahli yang akan ditempati TKA China bisa diisi oleh anak bangsa sendiri, termasuk juga anak-anak daerah setempat.


Bila hal tersebut benar, maka pemerintah jelas-jelas lebih mementingkan asing dibandingkan dengan anak bangsa sendiri.

"Investasi seharusnya memberikan kemaslahatan dan kemanfaatan sebesar-besarnya untuk rakyat bangsa sendiri," sesalnya.

Imigrasi Makassar mengurai, kedatangan 20 TKA China itu terlebih dahulu tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta sebelum ke Bandara Hasanuddin, Makassar.

Kepala Kantor Imigrasi Klas I Makassar, Agus Winarto berujar, proses imigrasi dan protokol kesehatan telah dilangsungkan di Bandara Soetta. Sementara status TKA China masih dalam tahap ujicoba dan belum bekerja.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya