Berita

Panjat tebing merupakan cabor unggulan Sumsel di PON Papua mendatang/Ist

Olahraga

Bisa Raih Medali Emas PON Papua, Atlet Sumsel Dijanjikan Bonus Rp 150 Juta

SELASA, 06 JULI 2021 | 11:38 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sebanyak 102 atlet andalan Sumatera Selatan yang resmi menjalani Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) Terpusat di Kompleks Internasional Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, pada Senin (5/7), diharapkan mampu berprestasi di perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua.

Pelatda Terpusat ini diresmikan Gubernur Sumsel, H Herman Deru, melalui Sekda H Akhmad Najib yang didampingi Kadispora Sumsel, H Akhmad Yusuf Wibowo.

Hadir langsung Ketua KONI Sumsel H Hendri Zainuddin, Sekretaris Umum Ir Suparman Romans dan jajaran pelatih, Pengprov Cabor dan atlet Pelatda Sumsel.


Atlet delegasi Sumsel ini akan menjalani latihan intensif hingga pelaksanaan PON XX pada 2 hingga 15 Oktober 2021 mendatang di Tanah Papua.

Tak hanya Pelatda Terpusat, persiapan pejuang olahraga di multievent terbesar Tanah Air juga sudah berlangsung sejak Maret 2021 lalu melalui Program Pelatda Berjalan dengan dikawal oleh 48 pelatih dari 24 cabang olahraga.

Mereka diharapkan mampu memperbaiki catatan prestasi pada PON XIX 2016 lalu yang berhasil menduduki peringkat 21 Nasional dengan capaian 6 medali emas, 11 perak, dan 14 perunggu.

“Tujuan dilakukan Pelatda Terpusat adalah untuk meningkatkan performa tertinggi dalam menghadapi PON Papua untuk memperbaiki catatan prestasi di PON sebelumnya,” jelas Wakil Ketua III Panitia Pelatda Terpusat sekaligus Sekretaris Umum KONI Sumsel, Ir Suparman Romans.

“Dan yakinlah bahwa KONI Sumsel dengan berbagai tantangan akan memperjuangkan terbaik untuk atlet. Apalagi sebagaimana Pak Gubernur Sumsel dalam launching Pelatda Berjalan pada Maret 2021, bahwa peraih medali emas akan diberikan bonus Rp 150 juta,” tambahnya, dikutip Kantor Berita RMOLSumsel.

Sementara itu, Sekda Sumsel H Akhmad Najib mengajak atlet untuk meningkatkan rasa optimis selain membina performa atlet hingga puncak tertinggi.

Ia juga mengaprestasi pelatih yang telah berjuang agar atlet binaannya terus menjalani pemusatan latihan sampai meraih kesuksesan di PON Papua.

“Paling tidak di Papua kita bisa tunjukkan prestasi kita. Jadi tetap fokus, lihat kondisi lawan kita. Jangan pikir macam-macam, honor nanti bagaimana. Itu ada yang memperjuangkan,” pungkasnya.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

UPDATE

Polisi Gagalkan Penjualan Bayi Umur Tiga Hari

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:17

Impor Mobil Pikap India Ancam Industri Lokal

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:05

Bebek Amerika

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:43

Ijazah Jokowi seperti Noktah Hitam Pemerintahan Prabowo

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:27

Upaya Menghabisi Donald Trump Gagal Lagi

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:03

Impor 105 Ribu Pikap India Melemahkan Industri Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:36

Pengawasan Digital Mendesak Diperkuat Buntut Bus Transjakarta ‘Adu Banteng’

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:20

Pramono Jamin 3.100 Sapi Impor Australia Bebas PMK

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:11

Bukan cuma Salah Tukang Ojek di Pandeglang

Senin, 23 Februari 2026 | 23:50

Vendor Tempuh Jalur Hukum Imbas Proyek Bali Subway Mangkrak

Senin, 23 Februari 2026 | 23:43

Selengkapnya