Berita

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Jakarta Utara, Brando Susanto/Ist

Politik

Harga Tes PCR Ikut Melambung, Politikus PDIP Desak Dinkes Turun Tangan

SELASA, 06 JULI 2021 | 10:11 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang berlaku mulai 3 Juli hingga 20 Juli, mendorong kenaikan harga sejumlah kebutuhan masyarakat.

Seperti harga vitamin dan obat-obatan di Jabodetabek dan sejumlah daerah yang langsung meningkat drastis.

Bahkan, tidak sedikit masyarakat yang panic buying dengan memborong kebutuhan pangan untuk menghadapi PPKM Darurat.


"Masyarakat tidak siap, masyarakat panik menghadapi PPKM Darurat untuk di rumah saja sementara," kata Sekretaris DPC PDI Perjuangan Jakarta Utara, Brando Susanto kepada wartawan, Senin (5/7), dikutip Kantor Berita RMOLJakarta.

Selain itu, berdasarkan pantauan Brando, ternyata harga tes Covid-19 dengan antigen atau PCR (polymerase chain reaction) juga ikutan melambung tinggi.

Kondisi tersebut jelas sangat merugikan masyarakat yang sedang tertekan dengan pandemi Covid-19. Terlebih saat ini warga dipaksa di rumah saja selama PPKM Darurat.

Masyarakat yang memiliki gejala ringan, seperti batuk, pilek, sakit tenggorokan, dan lain-lain, hanya bisa melakukan tes PCR di dekat rumah atau domisilinya.

"Ini yang kemudian meningkatkan harga yang tidak sedikit dan memberatkan masyarakat," ucap Brando.

Untuk itu Brando mendorong Dinas Kesehatan untuk turun tangan dengan melakukan pengawasan agar harga tes Swab tidak naik ugal-ugalan.

"Perlu juga diaudit institusi-institusi penyelenggara tes PCR dan antigen. Ini masih tanggung jawab pemerintah melindungi kepentingan masyarakat yang sedang sangat sulit akibat pandemi yang merajalela," tutup Brando.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Siswa Sekolah Rakyat akan Dilatih 1.000 Taruna Akmil

Minggu, 05 Juli 2026 | 18:21

Jokowi Pilih Lampung sebagai Awal Safari karena Tanah Tak Bertuan

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:41

OTT Bupati Langkat Temukan 55 Keping Platinum Senilai Rp40 Miliar Lebih

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:16

Hampir 3.000 Orang Tewas, Venezuela Mulai Hentikan Operasi Pencarian Korban Gempa

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:07

Komedian Narji Bikin Khitanan Massal PSI Diserbu Anak-Anak

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:52

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Absen di Pemakaman Ayahnya

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:26

Sudah Ada Perpres, Pakar: Promosi LGBT di Medsos Bisa Berujung Pengadilan

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:13

PM Singapura Dijadwalkan Bertemu Presiden Prabowo Besok

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:08

Pemerintah Perkuat Literasi Siber Antisipasi Ancaman AI dan Hoaks

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:01

Daftar Lengkap 16 Negara yang Lolos ke Babak 16 Besar

Minggu, 05 Juli 2026 | 15:55

Selengkapnya