Berita

Wakil Ketua Fraksi PKS DPRD Sumatera Utara, Hendro Susanto/RMOLSumut

Politik

Dukung Pemerintah Tindak Spekulan Obat Dan Oksigen, Fraksi PKS DPRD Sumut: Langsung Cabut Izinnya

SENIN, 05 JULI 2021 | 16:45 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kasus kelangkaan oksigen dan kenaikan harga beberapa jenis obat yang dikonsumsi pasien Covid-19 harus segera diselesaikan oleh pemerintah.

Sebab, hal ini sangat berdampak terhadap kelangsungan hidup warga yang terpapar Covid.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Fraksi PKS DPRD Sumatera Utara, Hendro Susanto, terkait persoalan yang mencuat beberapa hari belakangan ini.


"Kita mendukung pemerintah menindak para spekulan. Jangan ada yang memanfaatkan situasi darurat ini untuk mengambil keuntungan," tegasnya, dikutip Kantor Berita RMOLSumut, Senin (5/7).

Hendro yang juga Ketua Komisi A DPRD Sumut ini menjelaskan, aksi para spekulan yang ingin meraup keuntungan di tengah pemberlakuan PPKM Mikro Darurat merupakan bentuk ketidakpedulian terhadap Indonesia yang sedang bersusah payah keluar dari berbagai masalah akibat Covid-19.

Karena itu, perusahaan-perusahaan farmasi yang terlibat dalam upaya meraup keuntungan dalam situasi ini sangat wajar diberi sanksi berat.

"Spekulan atau pengusaha yang nakal itu langsung saja diproses secara hukum dan dicabut izin usahanya, sehingga memberikan shock therapy bagi mereka yang berbuat macam-macam dan merugikan masyarakat," tegasnya.

Di sisi lain, Hendro berharap pemerintah mulai dari tingkat pusat hingga daerah benar-benar membuat kebijakan yang tepat dalam rangka penerapan PPKM Mikro Darurat.

Koordinasi antara pusat dan daerah penting disampaikan kepada masyarakat agar memahami terkait pemberlakuan kebijakan tersebut.

"Sekarang kan masyarakat serbabingung, sebab pusat sepertinya tidak punya skema contigency plan jika kekurangan obat. Termasuk soal bantuan kepada masyarakat atas pemberlakuan PPKM Mikro Darurat misalnya. Hal ini juga terjadi di Sumut. Kita butuh penjelasan soal kesiapan termasuk perencanaan jika harus melaksanakan itu," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya