Berita

Deputi Balitbang DPP Partai Demokrat, Syahrial Nasution/Repro

Politik

Dianggap Tak Pernah Demo, Mendikbud Nadiem Makarim Harus Diberi Pemahaman Soal Alam Pikir Mahasiswa Indonesia

SENIN, 05 JULI 2021 | 09:57 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim harus diberikan pemahaman terhadap alam pikir dan alam perasaan mahasiswa di Indonesia.

Ini merupakan harapan Deputi Balitbang DPP Partai Demokrat, Syahrial Nasution, saat menjadi moderator di acara diskusi Proklamasi Democracy Forum (PDF) ke-15 bertajuk "Menimbang Ruang Kebebasan Berpendapat Kalangan Akademik Saat Ini" yang digelar Balitbang DPP Partai Demokrat, Minggu malam (4/7).

Sebelumnya, Syahrial meminta tanggapan Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Dede Yusuf, sebagai narasumber diskusi terkait banyaknya mahasiswa yang diserang oleh buzzer di media sosial setelah menyampaikan kritik atas kinerja kepemimpinan Presiden Joko Widodo.


"Kalau berbicara masalah buzzer, memang ini bukan domainnya Komisi X, domainnya Komisi X di bidang pendidikan. Yang bisa kita lakukan adalah kepada Kementerian Pendidikan ya kepada pemerintah. Dan Komisi Pendidikan kita bisa menegur ke Rektor, bisa menegur ke pihak lainnya, agar proses belajar mengajar di dalam kampus berjalan dengan baik," ujar Dede menjawab pertanyaan Syahrial.

Syahrial kemudian meminta Dede membawa persoalan tersebut saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, khususnya kepada Nadiem Makarim.

"Kalau gitu, saya titip saja nanti Kang Dede itu mungkin Mendiknas kita sekarang ini kan belum pernah ikut demo, karena sekolahnya bukan di kita ya kan, dia sekolah di negara yang cenderung stabil sehingga kurang juga bisa mampu meresapi kira-kira alam berpikir dan alam perasaan dari para mahasiswa gitu ya. Jadi mungkin barang kali kalau ada RDP Kementerian Pendidikan, itu mestinya jadi concern juga, gitu kang Dedi," kata Syahrial.

Dede pun memastikan harapan Syahrial yang juga merupakan harapan banyak kalangan tersebut untuk dapat menjadi perhatian anggota dewan.

"Pasti-pasti, jadi masalah bullying masalah pemberangusan kritis di kampus itu menjadi concern kita, kita tidak ingin anak-anak kita akhirnya menjadi anak-anak pendiam dan nurut begitu saja, mereka harus kreatif," jawab Dede.

Acara diskusi ini juga dihadiri oleh empat narasumber lain. Yakni Pendiri Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK), Bivitri Susanti; Founder Lokataru, Haris Azhar; Pengamat Sosial, Rocky Gerung; dan Kepala Balitbang DPP Partai Demokrat, Tomi Satryantomo.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya