Berita

Ekonom senior DR. Rizal Ramli/Net

Politik

Unggah Analisa Tahun 2019, Rizal Ramli: Sekarang Juli 2021, Benar Tidak Perkiraannya?

MINGGU, 04 JULI 2021 | 12:56 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Analisa mengenai jalannya roda pemerintahan Presiden Joko Widodo sudah sering kali dianalisa oleh ekonom senior DR. Rizal Ramli.

Dalam beberapa kesempatan, Rizal Rmali menekankan bahwa visi yang Presiden Joko Widodo dalam membangun bangsa sebenarnya tidak buruk.

Di mana Jokowi ingin agar ada produksi pangan dalam negeri yang baik, anti impor, dan sebagainya. Hanya saja, praktik di lapangan berbanding 180 derajat.


Pernyataan itu pernah terekam dalam wawancara DR. Rizal Ramli tentang Kabinet Jokowi II di CNN TV pada tanggal 26 Oktober 2019.

“Misalnya kepingin batasin impor, impornya Indonesia ugal-ugalan karena menteri yang dipilih raja impor atau sebaliknya. Kepingin ekonomi yang berpihak pada rakyat yang nawacita Trisakti, kebijakannya makin lama makin neoliberal karena memilih menteri yang pada dasarnya juga SPG-lah dari Bank Dunia,” urainya kala itu.

Seharusnya, kata Rizal Ramli, Jokowi belajar dari pengalaman 5 tahun pertama memimpin. Artinya, harus ada konsistensi antara visi dan strategi dengan personalia yang dipilih.

“Karena percuma visi yang gede-gede tanpa personalia pas,” tuturnya.

Pidato Jokowi saat pelantikan tanggal 20 Oktober 2019, menurut Rizal Ramli merupakan pidato yang menggetarkan. Di mana Jokowi bercita-cita agar rakyat Indonesia bergaji Rp 27 juta sebulan atau Rp 320 juta setahun pada tahun 2045 atau tepat 100 tahun Republik Indonesia.

Namun demikian, saat melihat personalia yang dipilih, Menko Perekonomian era Presiden Gus Dur itu mengaku hanya bisa geleng-geleng kepala. Sebab yang dipilih adalah pejabat yang hanya mampu membuat ekonomi tumbuh 5 persen saja.

Artinya, Indonesia akan kesulitan dalam mendongkrak laju ekonomi. Sekalipun tidak ada wabah pandemi Covid-19 seperti saat ini.

“Sekarang, Juli 2021, benar nggak analisa dan perkiraan Bang Rizal Ramli itu atau ngaco?” tanya Rizal Ramli dalam aku Twitter pribadiny sesaat lalu.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Siswa Sekolah Rakyat akan Dilatih 1.000 Taruna Akmil

Minggu, 05 Juli 2026 | 18:21

Jokowi Pilih Lampung sebagai Awal Safari karena Tanah Tak Bertuan

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:41

OTT Bupati Langkat Temukan 55 Keping Platinum Senilai Rp40 Miliar Lebih

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:16

Hampir 3.000 Orang Tewas, Venezuela Mulai Hentikan Operasi Pencarian Korban Gempa

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:07

Komedian Narji Bikin Khitanan Massal PSI Diserbu Anak-Anak

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:52

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Absen di Pemakaman Ayahnya

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:26

Sudah Ada Perpres, Pakar: Promosi LGBT di Medsos Bisa Berujung Pengadilan

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:13

PM Singapura Dijadwalkan Bertemu Presiden Prabowo Besok

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:08

Pemerintah Perkuat Literasi Siber Antisipasi Ancaman AI dan Hoaks

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:01

Daftar Lengkap 16 Negara yang Lolos ke Babak 16 Besar

Minggu, 05 Juli 2026 | 15:55

Selengkapnya