Berita

Puteri proklamator sekaligus Presiden Pertama RI Ir. Soekarno sekaligus pendiri Yayasan Pendidikan Soekarno (YPS), Rachmawati Soekarnoputri/Net

Politik

Keluarga Besar PKS Berduka Rachmawati Soekarnoputri Tutup Usia

SABTU, 03 JULI 2021 | 17:21 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Keluarga besar Partai Keadilan Sejahtera (PKS) merasa kehilangan atas wafatnya puteri proklamator sekaligus Presiden Pertama RI Ir. Soekarno, Rachmawati Soekarnoputri pada Sabtu pagi (3/7).

Presiden PKS Ahmad Saikhu turut berduka atas kepergian almarhumah Rachmawati yang meninggal dunia karena terpapar Covid-19.

"Bangsa ini kembali berduka. Salah seorang putri terbaiknya, Rachmawati Soekarnoputri meninggal dunia. Almarhumah wafat karena terpapar Covid-19," ujar Syaikhu dalam cuitan akun Twitter pribadinya @syaikhu_ahmad, tadi siang.


Di mata Syaikhu, pendiri Yayasan Pendidikan Soekarno (YPS) itu adalah pribadi yang konsisten dalam menyuarakan kebenaran. Syaikhu pun mengidolakan sosok Rachmawati sebagai guru politik dalam berbangsa dan bernegara.

"Saya mengagumi beliau sebagai sosok yang konsisten dalam menyuarakan kebenaran. Sikap kritisnya tak pernah lekang hingga di ujung usianya. Bagi saya, putri Bung Karno ini merupakan guru politik," tuturnya.

Atas dasar itu, Syaikhu merasa sangat kehilangan salah satu puteri terbaik bangsa di tengah bangsa ini sangat membutuhkan sosok-sosok politisi yang tetap lantang menyampaikan yang benar adalah benar dan yang bathil adalah bathil.

"Allahummaghfirlaha Warhamha Wa'afiha Wa'fu'anha," ucap Syaikhu mendoakan mendiang Rachmawati.

Senada, mantan Presiden PKS Sohibul Iman pun melalui postingan akun Twitter pribadinya @msi_sohibulimn turut berdukacita atas wafatnya pendiri Universitas Bung Karno (UBK) tersebut. Ia bahkan memposting foto bersama almarhumah dan para petinggi PKS.

"Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Kami turut berduka atas wafatnya Ibu Rachmawati. Semoga beliau husnul khatimah, Amiin. Beliau teman diskusi yang menyenangkan. Kami beberapa kali saling kunjungi. Foto kiri di rumah beliau, yang kanan di kantor PKS. Kami benar-benar kehilangan," kenang Sohibul Iman.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Langkah Prabowo Masukkan Budaya LGBTQ Ancaman Nonmiliter Patut Didukung

Minggu, 05 Juli 2026 | 08:18

Kenduri Cinta Tantang Jokowi Dialog Terbuka soal Ijazah

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:31

Program Kopdes Tak Boleh Abaikan Prinsip HAM

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:19

Wacana Dua Periode Anyep Bikin Relawan Beralih Dukung Gibran Maju Capres

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:05

Anomali Gembok Rp1 Juta Ditjenpas

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:53

JPU Kasus Ijazah Jokowi Bikin Takut Narasumber Hadiri Diskusi di Televisi

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:46

Burung Bicara Sebelas Kata

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:34

Eropa dalam Perang Salib Pertama (1096-1099)

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:27

Penalti Mbappe Bawa Les Bleus ke Perempat Final

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:21

Keuntungan BUMN Jadi Energi Baru Pembangunan

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:06

Selengkapnya