Berita

Yusril Ihza Mahendra bersama Rachmawati Soekarnoputri dalam satu momen/Net

Politik

Yusril Ihza Mahendra: Bu Rachma Adalah Seorang Nasionalis Sejati

SABTU, 03 JULI 2021 | 08:59 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Tokoh bangsa, Rachmawati Soekarnoputri menghembuskan nafas terakhir dalam perawatan di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Sabtu pagi (3/7).

Bagi pakar hukum tata negara, Yusril Ihza Mahendra, kepergian putri Bung Karno yang akrab disapa Mbak Rachma itu cukup mengejutkan.

"Kepergian beliau terasa begitu tiba-tiba," ujar Yusril lewat akun Twitter pribadinya, Sabtu (3/7).


Diceritakan Yusril, sejak pandemi merebak awal 2020, dia tidak berkesempatan bertemu dengan Mbak Rachma sampai mendapat kabar duka pagi ini.

Yusril mengaku kagum dengan ide-ide Mbak Rachma. Menurutnya idealisme putri Proklamator, Soekarno itu tidak pernah kenal kata padam.

"Berbincang-bincang dengan Bu Rachma semasa hidupnya terasa sangat menyenangkan. Idealisme untuk menjaga persatuan dan memajukan bangsa tidak pernah padam," katanya.

"Secara politik orang lain bisa saja beda pandangan dengan beliau. Namun hampir semua mengakui ketulusannya dalam bersikap," imbuh Yusril melanjutkan.

Satu hal yang sangat dia kagumi dari Mbak Rachma adalah ketulusan merawat keberagaman untuk menjaga keutuhan bangsa.

"Semua bermuara pada satu tujuan memelihara keutuhan bangsa dan negara serta memajukannya mengejar ketertinggalan. Beliau tidak ingin bangsa kita didikte dan dikendalikan kepentingan bangsa lain," tutur Yusril.

Di matanya, Mbak Rachma adalah seorang nasionalis sejati. Sikap religiusnya juga terasa, baik dalam ucapan, sikap dan tindakan.

"Keteguhannya memegang idealisme menyebabkan beliau menempuh cara sendiri dalam berjuang. Beliau tidak mengejar posisi dan jabatan," imbuhnya.

Karena itu, Mbak Rachma kritis terhadap perkembangan dan kekuasaan politik, siapapun yang berkuasa.

"Mengedepankan idealisme dan rela berada di luar lingkaran kekuasaan adalah sesuatu yang melekat pada kepribadian beliau. Hal itu menjadi pelajaran dan keteladanan bagi kita semua," kata Yusril.

Yusril pun turut mendoakan agar Mbak Rachma diberikan jalan yang lapang dan mendapatkan pengampunan atas khilaf di masa hidupnya.

"Saya berdoa ke hadirat Allah SWT semoga menerima segala amal kebaikan Ibu Rachma dan mengampuni segala kekhilafan beliau semasa hidupnya. Saya menjadi salah seorang saksi bahwa beliau adalah seorang yang baik hati, teguh pendirian dan menghormati pendirian orang lain," pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Langkah Prabowo Masukkan Budaya LGBTQ Ancaman Nonmiliter Patut Didukung

Minggu, 05 Juli 2026 | 08:18

Kenduri Cinta Tantang Jokowi Dialog Terbuka soal Ijazah

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:31

Program Kopdes Tak Boleh Abaikan Prinsip HAM

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:19

Wacana Dua Periode Anyep Bikin Relawan Beralih Dukung Gibran Maju Capres

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:05

Anomali Gembok Rp1 Juta Ditjenpas

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:53

JPU Kasus Ijazah Jokowi Bikin Takut Narasumber Hadiri Diskusi di Televisi

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:46

Burung Bicara Sebelas Kata

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:34

Eropa dalam Perang Salib Pertama (1096-1099)

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:27

Penalti Mbappe Bawa Les Bleus ke Perempat Final

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:21

Keuntungan BUMN Jadi Energi Baru Pembangunan

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:06

Selengkapnya