Berita

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, Dili Asrin Ramdoni/RMOL

Politik

Dema UIN Jakarta: Kampus Sudah Jadi Perpanjangan Tangan Pemerintah

KAMIS, 01 JULI 2021 | 20:52 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kampus saat ini dianggap hanya sebagai perpanjangan tangan dari pemerintah dan sudah tidak menjadi alam bebas untuk bersikap kritis.

Begitu kesimpulan yang disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, Dili Asrin Ramdoni di acara diskusi Tanya Jawab Cak Ulung bertajuk "Kritik Mahasiswa dan Sopan Santun Ala Istana", Kamis (1/7).

"Hari ini saya bisa mengatakan bahwa kampus ada perpanjangan tangan dari pemerintah," ujar Doni dalam diskusi tanya jawab yang digelar Kantor Berita Politik RMOL tersebut.


Pernyataan Doni dilatarbelakangi banyaknya rektor yang telah dipilih oleh pemerintah. Hal itu yang memengaruhi sikap rektorat kepada para mahasiswanya.

"Contohnya, mahasiswa Unas (Universitas Nasional), ketika dia mengkritik tentang kebijakan UKT misalnya, di-drop out, kemudian dia di-skorsing, diberi peringatan secara keras," jelas Doni.

Doni melihat, kampus saat ini sudah tidak bisa menjadi alam untuk berdialektika, dan mengimajinasikan apa yang perlu dikritik mahasiswa.

"Kampus hari ini sudah tidak bisa kita sebut sebagai ladang untuk kritis lagi, karena banyak tendensius, banyak hal-hal yang menjadikan kita terbelenggu. Contoh kasus seperti teman-teman UI (Universitas Indonesia)," pungkas Doni.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya