Berita

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Maritim dan Investasi sekaligus Koordinator PPKM Darurat Pulau Jawa dan Bali, Luhut Binsar Pandjaitan/Net

Politik

Geram Dibilang Tak Maksimal, Luhut Tantang Pengamat Adu Data Pemulihan Ekonomi Nasional

KAMIS, 01 JULI 2021 | 20:13 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Anggapan miring sejumlah pengamat terhadap realisasi anggaran program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di masa pandemi Covid-19 membuat Menteri Koordinator (Menko) Bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, geram.

Saat sedang dalam kapasitas sebagai Koordinator PPKM Darurat Pulau Jawa dan Bali, Luhut menyampaikan tantangannya kepada pengamat yang menganggap realisasi anggaran PEN pemerintah belum maksimal.

Hal itu ia sampaikan setelah memaparkan sejumlah realisasi anggaran PEN dalam jumpa pers virtual terkait pelaksanaan PPKM Darurat Jawa-Bali, Kamis (1/7).


"Pemulihan ekonomi juga sudah terjadi di pertengahan tahun 2021. Jadi kalau ada pengamat mengatakan begini begitu saya ingin ketemu dia. Ini data yang menunjukan," tegas Luhut.

Politisi senior Golkar ini meminta para pengamat atau publik figur untuk tidak mencari popularitas dengan membuat berita-berita perihal ekonomi nasional. Pihaknya meminta agar para pengamat publik itu menemuinya langsung dan berdiskusi terkait ekonomi.

"Jadi kalau bersoal tidak usah cari popularitas publik. Datang ke saya akan saya layani. Untuk bicara di mana. Jangan kita bohongi rakyat. Ini data bisa dilihat. Pemulihan ekonomi tunjukkan keberhasilan,” paparnya.

Lebih lanjut, Luhut menyatakan bahwa langkah kebijakan pemerintah selama masa pandemi ini sudah berhasil dan semua berjalan sesuai navigasi yang diarahkan Presiden Joko Widodo di tengah keadaan yang sulit.

Karena itu, ia menyampaikan pesan Presiden Joko Widodo yang meminta agar seluruh masyarakat menengah ke bawah bisa dilindungi oleh pemerintah pada masa-masa sulit saat ini.

"Pemerintah telah melakukan koordinasi menambah mempercepat penyaluran bansos selama PPKM Darurat, terutama untuk melindungi masyarakat menengah ke bawah," katanya.

Luhut meyakini, jika semua langkah kebijakan PPKM Darurat dijalankan dengan baik, serta diikuti pemberian Bansos, maka pandemi Covid-19 di dalam negeri bisa dikendalikan dan perekonomian semakin cepat pulih.

"Presiden menekankan masyarakat menengah bawah betul-betul harus dilindungi. Melalui langkah itu dampak PPKM Darurat akan dimitigasi dan recovery akan bisa lebih cepat dari sebelumnya,” tandasnya.

Terakit realisasi anggaran PEN, Kementerian Keuangan mencatat hingga 25 Juni 2021 angkanya sudah terserap 34 persen dari total Pagu sebesar Rp 699,43 triliun, atau mencapai Rp 237,54 triliun.

Rinciannya, untuk klaster kesehatan terealisasi Rp 45,4 triliun atau sebesar 26,3 persen, kalster perlindungan sosial Rp 65,36 triliun atatu 44 persen, dukungan UMKM dan koperasi Rp 50,93 triliun atau 26,3 persen, klaster program prioritas Rp 39,79 triliun atau 31,1 persen dan klaster insentif usaha Rp 36 triliu atau 63,5 persen.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Langkah Prabowo Masukkan Budaya LGBTQ Ancaman Nonmiliter Patut Didukung

Minggu, 05 Juli 2026 | 08:18

Kenduri Cinta Tantang Jokowi Dialog Terbuka soal Ijazah

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:31

Program Kopdes Tak Boleh Abaikan Prinsip HAM

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:19

Wacana Dua Periode Anyep Bikin Relawan Beralih Dukung Gibran Maju Capres

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:05

Anomali Gembok Rp1 Juta Ditjenpas

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:53

JPU Kasus Ijazah Jokowi Bikin Takut Narasumber Hadiri Diskusi di Televisi

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:46

Burung Bicara Sebelas Kata

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:34

Eropa dalam Perang Salib Pertama (1096-1099)

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:27

Penalti Mbappe Bawa Les Bleus ke Perempat Final

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:21

Keuntungan BUMN Jadi Energi Baru Pembangunan

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:06

Selengkapnya