Berita

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan/Net

Politik

PPKM Darurat: Perjalanan Jauh Harus Tunjukkan Kartu Vaksin Dan PCR Negatif

KAMIS, 01 JULI 2021 | 16:41 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemberlakuan PPKM Darurat untuk wilayah Pulau Jawa dan Bali dilakukan semata-mata untuk menekan laju penyebaran pandemi Covid-19 yang saat ini sudah mengganas.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan menyampaikan, PPKM Darurat mnegharuskan masyarakat yang hendak melakukan perjalanan jauh memperlihatkan kartu vaksin.

“Pelaku perjalanan domestik yang menggunakan transportasi jarak jauh pesawat, bis, kereta api harus menunjukkan kartu vaksin. Minimal vaksin dosis pertama,” tegas Luhut dalam jumpa media secara daring membahas PPKM Darurat, Kamis (1/7).


Kartu vaksin perlu ditunjukkan oleh orang yang hendak berpergian jauh agar menghindari penyebaran pandemi Covid-19 yang semakin meluas.

"Saya garis bawahi, penggunaan kartu vaksin ini tujuannya adalah untuk kita menghindari orang lain tertular dari kita atau sebaliknya. Dengan vaksin akan bisa melindungi kita dari serangan Covid-19,” imbuhnya.

Selain itu, masyarakat juga diminta menunjukkan hasil swab antigen dan PCR H-2 yang dinyatakan negatif dalam menggunakan moda transportasi jarak jauh, baik udara, laut, dan darat.

“PCR h-2 untuk pesawat serta antigen H-1 untuk moda transportasi jarak jauh lainnya. tetap memakai masker dengna benar. Tidak diizinkan menggunakan faceshiled tanpa menggunakan masker,” katanya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Langkah Prabowo Masukkan Budaya LGBTQ Ancaman Nonmiliter Patut Didukung

Minggu, 05 Juli 2026 | 08:18

Kenduri Cinta Tantang Jokowi Dialog Terbuka soal Ijazah

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:31

Program Kopdes Tak Boleh Abaikan Prinsip HAM

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:19

Wacana Dua Periode Anyep Bikin Relawan Beralih Dukung Gibran Maju Capres

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:05

Anomali Gembok Rp1 Juta Ditjenpas

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:53

JPU Kasus Ijazah Jokowi Bikin Takut Narasumber Hadiri Diskusi di Televisi

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:46

Burung Bicara Sebelas Kata

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:34

Eropa dalam Perang Salib Pertama (1096-1099)

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:27

Penalti Mbappe Bawa Les Bleus ke Perempat Final

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:21

Keuntungan BUMN Jadi Energi Baru Pembangunan

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:06

Selengkapnya