Berita

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, Dili Asrin Ramdoni/Rep

Politik

Dema UIN Jakarta: Mahasiswa Harus Bersatu Dalam Barisan Dan Gerakan

KAMIS, 01 JULI 2021 | 15:59 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kalangan aktivis dan mahasiswa diserukan untuk bersatu dalam satu barisan terhadap apa yang sudah dipelopori oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI).

Seruan itu disampaikan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, Dili Asrin Ramdoni dalam acara diskusi virtual Tanya Jawab Cak Ulung dengan tema "Kritik Mahasiswa dan Sopan Santun Ala Istana" yang diselenggarakan Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (1/7).

Menurut Dili, kritik yang disampaikan oleh BEM UI terhadap kepemimpinan Presiden Joko Widodo memiliki substansi, dan tepat sasaran.


"Jadi, dia bisa memberikan satu energi positif, yang hari ini dirasakan sama teman-teman mahasiswa yang ada di daerah. Bahwa hari ini, kita harus bersatu dalam satu gerakan, dalam satu barisan," ujar Doni, Kamis petang.

Hal itu kata Doni, bertujuan agar mencapai apa yang dicita-citakan oleh founding fathers dan apa yang dicita-citakan oleh aktivis 98. Yakni, bebas berekspresi dan bebas berpendapat.

"Kita menjunjung itu. Dan hari ini tidak dilakukan oleh pemerintah. Nah bagi saya, ketika teman-teman UI sudah mempelopori hal ini, mari sama-sama kita dorong, mari sama-sama kita kawal bahwa kebebasan berekspresi, kebebasan dalam menyampaikan pandangan, menyampaikan argumentasi, itu adalah hak kita sebagai warga negara," tegas Doni.

Seperti halnya BEM UI, Dema UIN Jakarta juga membuat semacam kajian untuk membedah permasalahan bangsa terkini. Baik politik, hukum, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan dan lain-lain. Kesimpulannya, keadaan bangsa saat ini dalam dalam kondisi tidak baik-baik saja.

Dalam acara yang dipandu oleh Redaktur RMOL, Angga Ulung Tranggana, juga hadir sebagai narasumber Direktur Eksekutif Democracy and Electoral and Empowerment Partnership (​DEEP), Neni Nur Hayati. Juga terlihat hadir, politisi Demokrat yang juga alumni UI, Herzaky M. Putra.

Sabtu (26/6), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) melontarkan kritik kepada Presiden Joko Widodo melalui unggahan di akun Twitter resmi @BEMUI_Official. Pada unggahan tersebut, BEM UI menyebut Presiden Joko Widodo sebagai "The King of Lip Service".

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Langkah Prabowo Masukkan Budaya LGBTQ Ancaman Nonmiliter Patut Didukung

Minggu, 05 Juli 2026 | 08:18

Kenduri Cinta Tantang Jokowi Dialog Terbuka soal Ijazah

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:31

Program Kopdes Tak Boleh Abaikan Prinsip HAM

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:19

Wacana Dua Periode Anyep Bikin Relawan Beralih Dukung Gibran Maju Capres

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:05

Anomali Gembok Rp1 Juta Ditjenpas

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:53

JPU Kasus Ijazah Jokowi Bikin Takut Narasumber Hadiri Diskusi di Televisi

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:46

Burung Bicara Sebelas Kata

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:34

Eropa dalam Perang Salib Pertama (1096-1099)

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:27

Penalti Mbappe Bawa Les Bleus ke Perempat Final

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:21

Keuntungan BUMN Jadi Energi Baru Pembangunan

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:06

Selengkapnya