Berita

Wakil Ketua Majelis Syariah DPP PPP, KH. Muhammad Syamsul Arifin/Repro

Nusantara

Wakil Ketua Majelis Syariah DPP PPP Wafat

KAMIS, 01 JULI 2021 | 14:38 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kabar duka tengah menyelimuti Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Sekretaris Fraksi PPP DPR RI, Achmad Baidowi, menyampaikan bahwa Wakil Ketua Majelis Syariah DPP PPP, KH. Muhammad Syamsul Arifin, meninggal dunia pada Kamis (1/7).

"Fraksi PPP menyampaikan duka yang mendalam atas wafatnya KH. Muhammad Syamsul Arifin," ujar Baidowi dalam keterangan tertulis kepada wartawan.


Awiek, sapaan akrab Achmad Baidowi, mengungkapkan kekaguman kader PPP terhadap sosok Pengasuh LPI Darul Ulum Ponpes Banyuanyar, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, tersebut.

"Kami sangat kehilangan tokoh panutan ummat, tokoh yang sangat istiqomah berjuang di PPP meskipun banyak tokoh seperjuangan yang berkhidmad ke partai lain," tuturnya.

Awiek menjelaskan, KH. Muhammad Syamsul Arifin telah mengasuh 6000 an santri LPI Darul Ulum Ponpes Banyuanyar, Pamekasan, Madura, Jatim.

Namun, semasa hidupnya KH. Muhammad Syamsul Arifin tetap berjuang secara politik di PPP, memberikan ceramah ke masyarakat maupun membina ratusan ribu alumni dan simpatisan Ponpes Darul Ulum Banyuanyar.

"Beliau berkhidmad di PPP meneruskan abah mertuanya sekaligus gurunya KH. Abdul Hamid Baqir, salah satu ulama yang terlibat aktif mengusir penjajah di era perang kemerdekaan," paparnya.

Lebih lanjut, Awiek mengatakan bahwa KH. Muhammad Syamsul Arifin juga menjadi tokoh yang diangap penting oleh sejumlah petinggi PPP.

"Sejumlah petinggi PPP pernah sowan ke kediaman beliau seperti: Hamzah Haz, Suryadharma Ali, M. Romahurmuziy dan tokoh-tokoh PPP lainnya. Juga sejumlah pejabat juga sering sowan kepada beliau," tuturnya.

Maka dari itu, Awiek memandang alm KH. Alawi Muhammad menjadi jangkar PPP di  Madura, khususnya di Kabupaten Pamekasan yang selalu menjadi pemenang pemilu.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Kopilot Malaysia Ngaku Diupah Rp220 Juta Selundupkan 26 Kg Ekstasi ke Jakarta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:20

Merdeka dalam Keserakahan: Ilusi Kemerdekaan di Usia 81 Tahun

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:02

Polda Metro Masih Selidiki Dugaan Pencabulan oleh Oknum Pendeta

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:52

Loyalis Anies Dicecar KPK soal Jual Beli Properti di Kasus TPPU Rita Widyasari

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:25

Begini Respons Deddy Sitorus Usai Dilaporkan KWP ke MKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:02

Warga Tuban Terdampak Debu Pabrik, Semen Indonesia Mangkir Dipanggil DPRD

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:11

Terjang Ombak, Dedikasi Mantri BRI Buka Jalan Akses Finansial Pulau Seram

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:02

Bea Cukai Ciduk Kopilot Kurir Narkoba, Duit Negara Rp207,9 Miliar Selamat

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:41

Transformasi Danantara Dongkrak Pendapatan Telkom hingga Tembus Rp75,9 Triliun

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:22

Polda Metro Jaya Cokok 728 Tersangka Curanmor

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:06

Selengkapnya