Berita

Sekretaris Tim Penjaringan dan Penyaringan Calon Ketua (TPP) Pordasi DKI Jakarta, Robby F. Asshiddiqie/Net

Olahraga

TPP Pordasi DKI Ajak Anggota Bersatu Tuntaskan Program Kerja 2019-2023

KAMIS, 01 JULI 2021 | 11:49 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Iklim olahraga berkuda di ibukota dikhawatirkan akan merugi jika terjadi pecah belah dalam organisasi Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) DKI Jakarta.

Kekhawatiran itu disampaikan Sekretaris Tim Penjaringan dan Penyaringan Calon Ketua (TPP) Pordasi DKI Jakarta, Robby F. Asshiddiqie yang menyayangkan sikap Dicky Kamsari terkait hasil calon Ketua Pordasi DKI.

Dicky, kata Robby, mengaku telah menjalin hubungan dengan Plt Ketua Pordasi DKI Jakarta, Lucky Sastrawiria dengan para pendukungnya menyampaikan jika Lucky tidak mau menandatangani notulen rapat yang dipimpin oleh Lucky sendiri.


"Yang kita pilih itu ketua yang meneruskan sisa dua tahun Almarhum doang. Saya khawatir, pecah belah begini malah merugikan olahraganya," kata Robby kepada wartawan, Kamis (1/7).

Diurai Robby, Dicky Kamsari adalah salah satu bakal calon ketua yang tidak lolos kelengkapan administrasi. TPP tidak meloloskan Dicky karena salah satunya tidak adanya surat keterangan sehat rohani.

Menurutnya, syarat itu penting karena tercantum dalam AD/ART.

“Pembuktiannya dengan apa? Ya Surat Keterangan Sehat Rohani. Kenapa harus dari rumah sakit pemerintah, karena hasil pemeriksaannya pasti lengkap. Bukan cuma selembar kertas. Semua pemimpin jiwanya harus sehat dulu lho. itu caleg bupati gubernur presiden dimintain semua hasil pemeriksaannya," jelasnya.

Robby mengajak semua elemen masyarakat berkuda di DKI Jakarta untuk tetap bersatu, sehingga rencana kerja Pordasi DKI Jakarta sejak 2019 tetap berjalan.

"Saya mengajak seluruh masyarakat berkuda di lingkungan Provinsi DKI Jakarta, senior-senior di Pordasi DKI Jakarta untuk bersatu, agar dapat menuntaskan Program Kerja 2019-2023 dengan semangat persatuan dan sportivitas," katanya.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Polisi Gagalkan Penjualan Bayi Umur Tiga Hari

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:17

Impor Mobil Pikap India Ancam Industri Lokal

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:05

Bebek Amerika

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:43

Ijazah Jokowi seperti Noktah Hitam Pemerintahan Prabowo

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:27

Upaya Menghabisi Donald Trump Gagal Lagi

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:03

Impor 105 Ribu Pikap India Melemahkan Industri Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:36

Pengawasan Digital Mendesak Diperkuat Buntut Bus Transjakarta ‘Adu Banteng’

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:20

Pramono Jamin 3.100 Sapi Impor Australia Bebas PMK

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:11

Bukan cuma Salah Tukang Ojek di Pandeglang

Senin, 23 Februari 2026 | 23:50

Vendor Tempuh Jalur Hukum Imbas Proyek Bali Subway Mangkrak

Senin, 23 Februari 2026 | 23:43

Selengkapnya