Berita

Menteri BUMN Erick Thohir/Net

Suluh

Gara-gara Kemal Arsjad Setitik, Rusak Erick Thohir Sebelanga

KAMIS, 01 JULI 2021 | 08:26 WIB | OLEH: WIDIAN VEBRIYANTO

Pimpinan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) harus berakhlak. Akhlak bukan hanya dalam arti agama, yang mestinya menjadi keimanan dan landasan kehidupan, melainkan juga dalam profesionalisme kerja.

Begitu kata Menteri BUMN Erick Thohir saat berbincang dengan Quraish Shihab pada 16 April lalu. Erick menekankan bahwa kunci untuk menyelesaikan beragam masalah di BUMN adalah akhlak pemimpinnya.

“Kunci dari kepemimpinan yang saya dapat insipirasi dari keluarga adalah akhlak itu yang harus benar," katanya.


Ya, Menteri BUMN memang berulang kali menekankan agar anak buahnya, khususnya yang ada di perusahaan BUMN untuk memupuk akhlak mereka, sehingga BUMN bisa bekerja secara profesional.

Bahkan sejak awal tahun lalu, Menteri Erick turut meluncurkan sebuah buku berjudul “Akhlak Untuk Negeri”. Judul tersebut seolah dibuat mirip dengan slogan BUMN karena memang ditujukan kepada insan BUMN agar mengedepankan akhlak dalam bekerja sehingga BUMN bisa mendunia.

Akhlak dalam buku ini juga merupakan akronim dari Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kooperatif.

Namun demikian, penekanan itu seolah menjadi sia-sia. Sebab belum lama ini masyarakat dihebohkan dengan aksi Komisaris Independen PT Askrindo (Persero),Kemal Arsjad yang menyampaikan makian kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Selain ada diksi yang tidak sopan disampaikan, Kemal Arsjad juga mengancam akan meludahi muka Anies.

“Halah..Bang*a* bener lah nih orang. Kalo ketemu gw ludahin mukanya..!!!," cuit akun @kemalarsjad dalam tangkapan layar yang beredar. Sebagai catatan, akun @kemalarsjad saat ini sudah tidak bisa diakses.

Kecaman demi kecaman muncul dari masyarakat atas pernyataan yang tidak mencerminkan akhlak seorang pemimpin tersebut. Hingga akhirnya Kemal Arsjad meminta maaf dan menghapus kicauan itu. Kemal Arsjad juga membuat agar akun Twitter pribadinya tidak bisa diakses oleh publik.

Tapi masalah Kemal Arsjad belum berhenti sampai di situ. Kali ini, Erick Thohir seperti kembali dibuat malu tertunduk di hadapan publik. Pasalnya, tangkapan layar atau screenshot kicauan cabul dari akun @kemalarsjad.

Akun tersebut diduga kuat milik Kemal Arsjad karena akun tersebut juga yang digunakan untuk mengancam meludahi Anies dan menyampaikan permintaan maaf.

Baca: Kemal Arsjad Sudah Minta Maaf, Kini Beredar Kicauan Cabul @kemalarsjad

Belum juga selesai prahara dari Kemal Arsjad, Erick Thohir turut terserempet isu miring dari ramainya pemberitaan mengenai aksi BEM UI yang membuat poster “Jokowi: King Of Lip Service”.

Bukan karena isi poster, tapi karena Rektor UI Ari Kuncoro yang rangkap jabatan. Ari Kuncoro dianggap melanggar Statuta UI yang melarang rektor untuk menjabat sebagai pejabat BUMN. Sementara nama Ari Kuncoro tercatat sebagai Wakil Komisaris Utama (Wakomut) BRI.

Sialnya bagi Erick, pemilihan Ari Kuncoro baik sebagai Wakomut dan Rektor UI dihubung-hubungkan dengan dirinya.

Erick sebagai Menteri BUMN dinilai turut campur dalam mengangkat sebagai Wakomut BRI. Sementara di satu sisi, posisi Erick sebagai anggota Majelis Wali Amanah UI juga disebut terlibat dalam pemilihan rektor UI.

Intinya, publik menyimpulkan bahwa Erick Thohir tahu bahwa Ari Kuncoro rangkap jabatan, tapi Erick mengabaikan itu.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya