Berita

Presiden Joko Widodo saat memberikan sambutan dalam acara pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) ke VIII Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, di Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu, 30 Juni/Repro

Politik

Jokowi Salahkan Libur Lebaran Dan Varian Baru Penyebab Lonjakan Covid-19

RABU, 30 JUNI 2021 | 17:05 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sebab utama lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia selama hampir dua pekan terakhir diungkapkan oleh Presiden Joko Widodo.

Kepala Negara mengatakan, angka pertambahan kasus positif yang mencapai 20 ribu setiap harinya disebabkan mobilitas penduduk saat perayaan Idul Fitri 1442 H yang lalu.

Selain itu, sosok yang kerap disapa Jokowi ini juga mengatakan bahwa masuknya virus Covid-19 varian Delta, yang berasal dari India, juga menjadi penyebab ikutan kasus Covid-19 terus bertambah tinggi.


Hal itu disampaikan Jokowi dalam acara pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) VIII Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia tahun 2021, di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu sore (30/6).

"Begitu ada liburan lebaran kemarin, plus varian baru, hari ini kita naik melompat dua kali lipat lebih menjadi 228 ribu (kasus positif) per hari," ujar Jokowi dikutip melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden.

Karena dua faktor tersebut, mantan Gubernur DKI Jakarta ini meminta seluruh elemen masyarakat Indonesia agar lebih berhati-hati dan tetap waspada terhadap potensi penularan virus Covid-19.

Pasalnya, dalam catatan laporan perkembangan kasus Covid-19 yang dia terima, Indonesia pernah mendapat kenaikan kasus positif di akhir Januari hingga awal Februari 2021 mencapai 176 ribu kasus aktif. Namun, angkanya sempat turun di Mei pertengahan menjadi 87 ribu.

"Sudah turun dalam empat bulan. Pelan, pelan, pelan, pelan, pelan turun sampai 87 ribu," imbuhnya.

Dalam kondisi pandemi Covid-19 di dalam negeri mulai melonjak, Jokowi mengaku sempat menghubungi Perdana Menteri India, Narendra Modi, untuk meminta resep keberhasilannya dalam menekan laju penyebaran pandemi Covid-19 beberapa waktu lalu.

Setelah itu, Jokowi pun menerima laporan dari pihak terkait dan menduga penyebab lonjakan pada bulan Juni ini karena mobilitas saat lebaran dan varian Delta.

Meski begitu, eks Walikota Solo ini memastikan, pemerintah setiap harinya akan mempelajari laju perkembangan penyebaran virus dari Wuhan tersebut. Menurutnya untuk menekan penyebaran tidak hanya mengandalkan dari makronya saja, tapi harus secara detail mikronya.

"Detail mikronya juga harus tahu angka-angkanya, harus tahu posisi di mana bergeraknya juga harus kita ikuti," imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga menyinggung perihal ketersediaan tempat tidur pasien Covid-19 di rumah sakit. Di menyebut pada pertengahan Januari 2021 lalu, Indonesia pernah berada di angka 66 persen ketersediaan tempat tidur, namun di Mei turun menjadi 28 persen.

"Kecil sekali. Betul-betul keterisian tempat tidur di rumah sakit itu menjadi sangat kecil. Tetapi tidak ada satu bulan, melompat menjadi, hari ini, 72 persen (secara) nasional. Hati-hati," serunya.

Akan tetapi, Jokowi menjadikan Wisma Atlet sebagai patokan untuk mengetahui ketersediaan tempat tidur pasien Covid-19 rumah sakit. Dia mengaku setiap pukul 10.00 WIB dan pukul 24.00 WIB kerap bertanya dengan dokter tugas atau Kolonel Arifin mengenai keterisian ranjang di Wisma Atlet.

"Pernah di September itu sembilan 92 persen, saya betul-betul sudah gemetar dan gerogi. Kemudian bisa turun, turun bahkan di pertengahan bulan Mei 18 Mei itu mencapai 15 persen dari 92 turun menjadi 15, sudah senang sekali kita saat itu," ungkapnya.

"Tapi begitu liburan (Lebaran), hari ini saya harus ngomong apa adanya, 90 persen. Inilah angka-angka yang harus saya sampaikan apa adanya," tandasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Bripda Nopandri Anggota Polres Katingan Ditemukan Wafat Usai Gerebek Bandar Narkoba

Sabtu, 04 Juli 2026 | 22:06

GreenBus Pertamina, Ajak Generasi Muda Belajar dari Kampung Hijau Cemara

Sabtu, 04 Juli 2026 | 21:46

Aipda Endang Karyana Gugur usai Tertabrak Tugas di Tol Joglo

Sabtu, 04 Juli 2026 | 21:39

Bank Mandiri Taspen Gelar Appreciation Night Bersama Media di Pantai Sanur

Sabtu, 04 Juli 2026 | 21:10

Kapolri Pimpin Sertijab Enam Kapolda dan PJU Mabes

Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:34

Ulang Tahun, Dasco Ucapkan Selamat untuk Nadiem Makarim

Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:08

Terus Ada, Ada Terus, BNI Hadirkan Ragam Promo Spesial 80 Tahun Pengabdian

Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:44

Partai Demokrat Ajak Publik Terlibat Tentukan Logo HUT ke-25

Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:52

Pertamina Buka Rekrutmen Internship bagi Fresh Graduate, Ini Jadwalnya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:25

KAI Group Angkut 258,99 Juta Penumpang di Semester I 2026

Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:57

Selengkapnya