Berita

Warung bubur kacng hijau di Semarang dibongkar Satpol PP/RMOLJateng

Nusantara

Warung Bubur Di Semarang Dibongkar Setelah Hina Satgas Covid-19 Di Facebook

RABU, 30 JUNI 2021 | 14:53 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Bangunan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Puspowarno Raya, Semarang Barat dibongkar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) lantaran pemilik warung diduga menghina Satgas Covid-19 melalui media sosial.

Pembongkaran warung bubur kacang ijo (burjo) milik Suroso ini dipimpin langsung oleh Kasatpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto. Sang pemilik pun sempat protes meski akhirnya pasrah saat warungnya dibongkar menggunakan palu dan linggis.

"Pemilik sempat nulis di Facebook Grup beberapa hari lalu 'saya pemilik Warmindo, buka 24 jam tapi Satpol PP enggak datang menindak. Saya pemilik togel, Satpol PP juga nggak dateng. Silahkan kalau mau turun, saya tantang'. Ini berarti kan menjelek-jelekkan Satgas Covid-19," kata Fajar diberitakan Kantor Berita RMOLJateng, Rabu (30/6).


Fajar juga mengatakan jika pemilik warung burjo sudah berulang kali menghina Stagas Covid-19 melalui media sosial. Mengetahui hal tersebut, pihaknya tidak bisa tinggal diam.

"Pemilik warung ini menghina kita di media sosial udah sekitar lima kali," tegasnya.

Warung Burjo tersebut sebelumnya telah dilakukan penyegelan oleh satpol PP Kota Semarang sejak Minggu malam (27/6) lantaran melanggar aturan PKM yang seharusnya tutup pada pukul 20.00, namun warung tersebut nekat buka hingga pukul 22.00.

"Warung ini bandel, operasional sampai jam 22.00," tuturnya.

Fajar mengingatkan masyarakat Kota Semarang untuk berhati-hati dalam menggunakan media sosial terlebih memposting sesuatu yang menghina kebijakan pemerintah baik daerah maupun pusat.

"Untuk warga, jangan asal main media sosial. Kalau menghina, akan kami proses sesuai hukum yang berlaku," pungkasnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Kopilot Malaysia Ngaku Diupah Rp220 Juta Selundupkan 26 Kg Ekstasi ke Jakarta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:20

Merdeka dalam Keserakahan: Ilusi Kemerdekaan di Usia 81 Tahun

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:02

Polda Metro Masih Selidiki Dugaan Pencabulan oleh Oknum Pendeta

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:52

Loyalis Anies Dicecar KPK soal Jual Beli Properti di Kasus TPPU Rita Widyasari

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:25

Begini Respons Deddy Sitorus Usai Dilaporkan KWP ke MKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:02

Warga Tuban Terdampak Debu Pabrik, Semen Indonesia Mangkir Dipanggil DPRD

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:11

Terjang Ombak, Dedikasi Mantri BRI Buka Jalan Akses Finansial Pulau Seram

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:02

Bea Cukai Ciduk Kopilot Kurir Narkoba, Duit Negara Rp207,9 Miliar Selamat

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:41

Transformasi Danantara Dongkrak Pendapatan Telkom hingga Tembus Rp75,9 Triliun

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:22

Polda Metro Jaya Cokok 728 Tersangka Curanmor

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:06

Selengkapnya