Berita

Kader PDIP Ganjar Pranowo dan Puan Maharani/Net

Politik

Idealnya, PDIP Usung Puan-Ganjar Dan Jokowi Mendorong Dari Belakang

RABU, 30 JUNI 2021 | 10:57 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan idealnya mengusung pasangan Puan Maharani dan Ganjar Pranowo sebagai calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) untuk Pilpres 2024. Apalagi, PDIP merupakan satu-satunya partai yang telah mengantongi tiket pencalonan capres.

Menurut Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah, jika PDIP mengusung Puan-Ganjar, maka Presiden Jokowi bisa mengerahkan kekuatan pengaruhnya untuk membantu memenangkan pilpres.

"Di belakang dikerahkan kekuatan pengaruh Jokowi sebagai kader istimewa untuk mempropagandakan Puan-Ganjar," ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (30/6).


Di satu sisi, PDIP bisa menjalin koalisi dengan partai politik yang berada di posisi bawah dan tidak lolos parliamentary threshold. Seperti PPP, PKPI, PSI, Perindo dan lainnya.

"Puan-Ganjar justru bisa menarik koalisi dari parpol nir kader unggul. Semisal PKPI, PSI, Perindo, PPP dll," tuturnya.

Selain itu, pengamat politik dari Universitas Telkom ini juga meyakini skema Puan-Ganjar akan dimaafkan oleh loyalis Ganjar. Mereka tetap akan memberi dukungan meskipun Ganjar harus diusung sebagai cawapres.

"Bagaimanapun popularitas dan keterpilihan Ganjar ada dari kontribusi kader PDIP," pungkasnya. 

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya