Berita

Ketua Dewan Pembuna Puspolkam Indonesia, Firman Jaya Daeli (kanan)/Repro

Politik

Firman Jaya Daeli: Keberhasilan Jokowi Tidak Boleh Jadi Pembenaran Tiga Periode

SELASA, 29 JUNI 2021 | 23:36 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Meksipun Presiden Joko Widodo (Jokowi) menorehkan beberapa prestasi di berbagai lini kehidupan berbangsa dan bernegara, namun hal itu tidak serta merta dijadikan alasan untuk membenarkan penambahan masa jabatan menjadi tiga periode.

Demikian disampaikan Ketua Dewan Pembina Puspolkam Indonesia, Firman Jaya Daeli saat menjadi narasumber diskusi virtual Obrolan Bareng Bang Ruslan bertajuk "Halal-Haram Jokowi 3 Periode" pada Selasa (29/6).

"Menurut saya kepemimpinan Presiden Jokowi, banyak hal-hal yang monumental, berprestasi baik di bidang pemaknaan ulang kedaulatan bangsa, ekonomi, aset, pelayanan publik, infrastruktur, dan soal keadilan. Tetapi, keberhasilan tidak menjadi pembenaran untuk kita membuka peluang untuk tiga periode," kata Firman.


Sebab menurut Firman, wacana penambahan masa jabatan Presiden tiga periode tidak memiliki akar legitimasi dalam konstitusi.

Dalam pandangan Firman, wacana Presiden tiga periode bertentangan dengan agenda reformasi 1998 yang diupayakan oleh rakyat.

Selain itu pembatasan jabatan presiden tujuannnya untuk check and balance pemerintahan.

"Batas masa jabatan itu kita harus letakkan dalam konteks politik bernegara yang berbasis pada aspirasi rakyat. Tadi saya sudah sampaikan soal pentingnya check and balances itu," pungkasnya.

Selain Firman, turut hadir narasumber dalam diskusi daring yang diselenggarakan Kantor Berita Politik RMOL tersebut yakni Ketua Umum Jokowi Mania (JoMan) Immanuel Ebenezer, dan Aktivis Demokrasi Firman Tendry.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya