Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto/Net
Forum-forum internasional penting dihadiri karena bermanfaat bagi jaringan multilateral dalam membangun kerja sama yang lebih intensif.
Begitu kata Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto mewakili Indonesia dalam Rountable Discussion bersama Partai Rusia Bersatu dan partai politik dari negara-negara ASEAN, Selasa (29/5).
“Suatu kehormatan bagi kami dapat bertemu di acara ini yang berdampak pada hubungan negara dalam memperkuat kerja sama bilateral dan multilateral,†ungkap Airlangga dalam sambutannya secara virtual dari Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Selasa (29/5).
Pertemuan virtual dengan tema “Peran Kekuatan Politik Yang Bertanggung Jawab Rusia dan Negara-negara ASEAN dalam Memperkuat Arsitektur Keamanan dan Kerjasama di Kawasan Asia-Pasifik" sekaligus memperingati 25 tahun hubungan Rusia dan ASEAN.
Dialog ASEAN-Rusia yang telah berlangsung sejak 1996. Pertemuan antara partai politik ASEAN dan Partai Rusia Bersatu ini akan menjadi bagian dari hubungan bilateral antara negara-negara ASEAN di mana partai politik akan lebih efektif dalam melaksanakan kerja sama regulasi.
Airlangga Hartarto menyatakan Indonesia memiliki hubungan erat dengan beberapa negara ASEAN yang tergabung dalam forum ini sebagai satu komunitas regional. Termasuk kerja sama di bidang perdagangan dan diplomasi politik yang sangat erat.
Menurutnya, hubungan bilateral Indonesia-Rusia memiliki nilai strategis. Rusia adalah salah satu kekuatan dunia yang berpengaruh terhadap pertumbuhan dan pembangunan ekonomi.
“Untuk itu, perluasan kerjasama melalui forum multilateral sangat diperlukan agar dapat mendukung stabilitas ekonomi negara-negara kawasan yang berdampak pada Indonesia dan kawasan sekitarnya,†katanya.
Airlangga mengurai, untuk mewujudkan kemudahan berinvestasi di Indonesia, pemerintah telah membuat peraturan omnibus law UU 11/2020 tentang Cipta Kerja. Peraturan tersebut merupakan inisiatif Golkar untuk memberikan kemudahan berusaha.
“Kami mengundang anda untuk berinvestasi di berbagai bidang yang tidak hanya untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia tetapi juga untuk meningkatkan pertumbuhan daerah serta mitra kami,†terangnya.
Pertemuan itu juga menyinggung soal pemulihan ekonomi pasca Covid-19 yang berpotensi membuka kembali pasar terbuka dengan Rusia. Airlangga berharap negara-negara ASEAN melalui partai politik dapat menjadi bagian dari jembatan hubungan bilateral.
Airlangga menekankan peran Rusia diharapkan dalam membuka potensi investasi di Indonesia. Begitu juga sesama negara ASEAN untuk saling bersinergi dalam mewujudkan ketahanan ekonomi kawasan dalam menghadapi Covid-19.
Terkait vaksin Covid-19, lanjut Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN) ini, Indonesia mengapresiasi vaksin Sputnik V yang merupakan bagian dari solusi penanganan Covid-19.
“Saya berharap pertemuan ini tidak hanya menjadi forum kerja sama antar negara kawasan, tetapi juga forum yang dapat berkontribusi pada kemakmuran, keamanan, dan stabilitas antara ASEAN dan Rusia. Serta dapat berkontribusi pada pertukaran pandangan antar partai politik di ASEAN,†kata Airlangga lagi.
Terakhir, Airlangga juga memperkenalkan Golkar Institute sebagai lembaga yang akan menjadi wadah untuk mempelajari berbagai bidang kebijakan publik guna mempersiapkan kader untuk beradaptasi dengan berbagai perubahan dan memiliki wawasan intelektual dalam menjalankan kebijakan.
“Kami mengajak parpol dunia untuk bisa bertukar kader dan program di lembaga Golkar dengan berbagi pengalaman dan pemikirannya. Salam hangat kami untuk rakyat Rusia dan ASEAN,†pungkasnya.
Dialog virtual ini juga dihadiri Ketua Umum United Russia Party, Dmitry Medvedev, Presiden Laos Thongloun Sisoulith, Perdana Menteri Kamboja Hun Sen, Sekretaris Eksekutif Partai Vietnam Vo Van Thuong, Presiden Partai Demokrat Filipina Manny Pacquiao, Presiden Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO), Dato' Seri Dr. Ahmad Zahid Hamidi
Dari jajaran Partai Golkar yang ikut hadir dalam acara pertemuan virtual diantaranya; Sekjen DPP Partai Golkar Lodewijk F. Paulus, Bendahara Umum Dito Ganinduto, Wakil Ketua Umum Agus Gumiwang Kartasmiya dan Nurul Arifin, Ketua Bidang MPO Meutya Hafid dan Ketua DPP Bidang Hubungan Luar Negeri Dave Laksono.