Berita

Menteri Ketenagakerjaan RI, Ida Fauziyah (kiri) dan Dutabesar Austria untuk Indonesia, Johannes Peterlik/Ist

Dinamika

Kemnaker Gandeng Austria Kembangkan BLK Maritim

SENIN, 28 JUNI 2021 | 21:56 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kementerian Ketenagakerjaan menggandeng Pemerintah Austria dalam mengembangkan Balai Latihan Kerja (BLK) Maritim di Serang.

Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung program prioritas pemerintah dalam pengembangan sektor maritim Indonesia.

"Saya ingin menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Austria, atas komitmennya dalam membantu kegiatan pengembangan BLK Maritim di Indonesia," ujar Menteri Ketenagakerjaan RI, Ida Fauziyah.


Menaker Ida menyampaikan hal tersebut pada acara Penandatanganan MoU, Pengukuhan Pengurus Forum FKLPI, dan Ground Breaking Ceremony Kegiatan Pengembangan BLK Maritim, di BBPLK Serang, Banten, Senin (28/6).

Menaker Ida mengatakan ruang lingkup proyek pengembangan BLK Maritim ini terdiri dari empat komponen pekerjaan utama yaitu konstuksi gedung; pengadaan peralatan pelatihan; pengembangan kurikulum, silabus, program dan modul pelatihan yang sesuai dengan standar Austria yang diakui di Eropa, tentunya dengan sentuhan kontekstualisasi kebutuhan lokal di Indonesia; dan pelatihan instruktur dan manajemen.

Sebagai informasi, selain di Serang, kerja sama pengembangan BLK Maritim juga dilakukan di Medan dan Makassar.

Menaker Ida lebih lanjut menambahkan kerja sama Kemnaker dengan Pemerintah Austria di BBPLK Serang ini merupakan pengembangan secara komprehensif atas empat program kejuruan pelatihan yang saat ini sudah ada, yaitu teknik mekanik, las/welding, listrik/electric dan mekatronik, khususnya penguatan untuk kejuruan las dan listrik.

Selain Pemerintah Austria, kerja sama ini didukung juga oleh Kementerian PPN/Bappenas, dan Kementerian Keuangan.

"Acara ground breaking, pembangunan workshop BLK Maritim BBPLK Serang, menandai juga langkah nyata pemerintah Indonesia, khususnya Kementerian Ketenagakerjaan, dalam mencetak tenaga kerja unggul di sektor maritim," kata Menaker Ida.

Sementara itu, Dutabesar Austria untuk Indonesia, Johannes Peterlik sangat mengapresiasi atas dibangunnya workshop pelatihan vokasi bidang maritim yang ada di BBPLK Serang.

"Tentu saya akan sangat concern dan intens memantau perkembangan project ini setelah dilaksanakannya ground breaking ini, hal ini yang tentu kedepannya akan berdampak baik bagi pekerja Indonesia nantinya khususnya bidang pariwisata maritim," kata Dubes Johannes.

Menurutnya, project ini nantinya akan dapat mengedukasi masyarakat khususnya para pekerja tentang pentingnya penguasaan kompetensi bidang pariwisata maritim untuk bisa mengenalkan pariwisata kepada wisatawan, perlu memperkenalkannya dari hal terkecil.

"Nantinya dari kerja sama ini diharapkan dapat memberikan kontribusi penting, bukan hanya bagi masyarakat sekitar BBPLK Serang, namun juga bagi industri welding dan elektrik Indonesia ke depannya," ucap Dubes Johannes.

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

Tips Aman Belanja Online Ramadan 2026 Bebas Penipuan

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:40

Pasukan Elit Kuba Mulai Tinggalkan Venezuela di Tengah Desakan AS

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:29

Safari Ramadan Nasdem Perkuat Silaturahmi dan Bangun Optimisme Bangsa

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:23

Tips Mudik Mobil Jarak Jauh: Strategi Perjalanan Aman dan Nyaman

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:16

Legislator Dorong Pembatasan Mudik Pakai Motor demi Tekan Kecelakaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:33

Pernyataan Jokowi soal Revisi UU KPK Dinilai Problematis

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:26

Tata Kelola Konpres Harus Profesional agar Tak Timbulkan Tafsir Liar

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:11

Bukan Gibran, Parpol Berlomba Bidik Kursi Cawapres Prabowo di 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:32

Koperasi Induk Tembakau Madura Didorong Perkuat Posisi Tawar Petani

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:21

Pemerintah Diminta Kaji Ulang Kesepakatan RI-AS soal Pelonggaran Sertifikasi Halal

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:04

Selengkapnya