Berita

Ilustrasi lockdown/Net

Nusantara

12 RT Di Demak Lockdown, Warga Dilarang Kelayaban

MINGGU, 27 JUNI 2021 | 15:15 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Ratusan warga di tingkat Rukun Tetangga (RT) Desa Batursari, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak memberlakukan lockdownlokal dan gerakan 'satu hari di rumah', Minggu (27/6).

Lockdown tingkat RT itu dilakukan setelah kasus aktif meningkat di wilayah tersebut.

Lockdown mikro ini diberlakukan di 12 RT di RW 13, Desa Batursari, Kecamatan Mranggen, Demak. Selain berada di dalam rumah, tim satuan gugus tugas penanganan Covid-19 desa menggelar penyemprotan di lingkungan sekitar.


Selain itu, selama di-lockdown, beberapa warga menjaga di setiap pintu masuk perumahan untuk mengantisipasi warga luar masuk ke lingkungan.

"Kami berlakukan lockdown mulai tadi jam 06.00, hingga Senin (28/6), pukul 06.00. Kami tutup seluruh akses keluar masuk dan memastikan warga sudah menyiapkan kebutuhan selama berada di dalam rumah," ujar Ketua Satgas Desa Batursari, Karno diberitakan Kantor Berita RMOLJateng, Minggu (27/6).

Saat ini, sedikitnya 12 kepala keluarga terpapar Covid dan beberapa di antaranya melakukan isolasi mandiri.

Gerakan satu hari di rumah saja di Jawa Tengah dilakukan di 4 Kabupaten yang masuk di zona merah penyebaran Covid-19.

Di Grobogan dan Kudus, gerakan tersebut sudah dilakukan sejak terjadinya lonjakan kasus. Sementara, di Boyolali dan Kabupaten Jepara, Gerakan Sehari di Rumah saja mulai dilakukan pekan ini.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya