Berita

Jajaran DPD PDI Perjuangan Kalbar/RMOLKalbar

Politik

PDIP Kalbar Targetkan Bisa Tambah 2 Kursi DPR Pada 2024

MINGGU, 27 JUNI 2021 | 00:37 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Meraih tambahan satu hingga dua kursi menjadi target yang akan diupayakan DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat dalam perhelatan Pemilu 2024 mendatang.

Hal ini terungkap saat PDIP Kalbar melaksanakan Rapat Kerja Daerah Ke II, yang mengusung tema "Desa Kuat, Indonesia Maju, Berdaulat, Desa Taman Sari Kemajuan Nusantara" di Qubu Resort Kubu Raya, Sabtu (26/6).

Usai rapat, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Kalbar, Lasarus mengatakan, kegiatan hari ini menerapkan protokol kesehatan yang ketat karena memang kewajiban yang harus dijalankan sesuai petunjuk pemerintah.


"Di mana kondisi hari ini kita sama-sama tahu, termasuk Kalimantan Barat ada kecendrungan angka positifnya naik. Oleh karenanya kegiatan hari ini protokol yang ketat, penataan ruangan, peserta yang hadir semua di wajibkan PCR," ujarnya, dikutip Kantor Berita RMOLKalbar.

Lasarus menambahkan, kegiatan ini dibantu Dinas Kesehatan Kubu Raya melalui pengadaan tes antigen di tempat sebelum masuk keruangan. Sehingga dipastikan seluruh yang hadir dalam kondisi yang sehat. Peserta yang diketahui kurang sehat langsung disuruh pulang.

"Tentu ini sebagai PR bagi kami DPD PDI Perjuangan Provinsi Kalimantan Barat pada Pemilu 2024, khusus Legislatif kami targetkan bisa tambah dua kursi. Satu kursi dapil 1, satu kursi dapil 2," ungkapnya.

Lasarus mengakui ini bukan kerjaan yang mudah. Tapi menurut itungan-itungan politik DPP, masih memungkinkan untuk menambah kursi.

"Saya bersama tim DPD bersama seluruh DPC sanggup dan siap bekerja keras untuk menaikan jumlah kursi DPR RI Dapil Kalimantan Barat," tegasnya.

Selain itu, ada dua rekomendasi khusus menyikapi Pilkada yaitu Ketua DPD bisa maju di pemilihan Gubenur. Hal ini terus masih terus ddiskusikan secara mendalam di internal partai.

"Apakah saya putuskan maju atau tidak sangat tergantung perkembangan ke depan. Saya pernah sampaikan, kami kalau bertanding harus menang," pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Selamatkan Aset Negara, UIN Jakarta Jalankan Integrasi SMA/SMK Triguna

Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:16

KPK Sita Uang Rp1 Miliar Lebih dan Puluhan Kg Platinum Hasil Korupsi Bupati Langkat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:00

UI Angkat Bicara soal Kajian LGBT Mahasiswa, Begini Tanggapannya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:48

Kronologi OTT Bupati Langkat, Mantan Anggota DPRD Sumut jadi Kurir Uang Suap

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:32

Badko HMI Sulbar Siap Kawal Kasus Kapolres Pasangkayu

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:16

Bupati Langkat juga Terima Cuan Jual Beli Jabatan Camat hingga Kepsek, Segini Nilainya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:56

Sinergi Kemensos-ITB Visi Nusantara Serap Lulusan Sekolah Rakyat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:37

Bupati Langkat Diduga Minta Fee 17 Persen ke Timses Usai Raup Proyek Rp10,2 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:12

Arief Poyuono Apresiasi Danantara Gandeng KPK Bersih-bersih BUMN

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:03

Bupati Langkat Syah Afandin dan Tim Sukses Tersandung Kasus Suap

Jumat, 03 Juli 2026 | 23:48

Selengkapnya