Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto/Ist

Politik

Pengamat: Elite Perlu Tiru Kerja Airlangga, Fokus Bantu Jokowi Tapi Elektabilitas Tetap Naik

JUMAT, 25 JUNI 2021 | 22:43 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sikap Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto yang memutuskan tetap fokus bekerja bersama Kabinet Indonesia Maju menuai pujian.

Saat ini, para pembantu Presiden Joko Widodo memang perlu memberikan fokus penuh untuk membangkitkan Indonesia dari keterpurukan akibat hantaman pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai.

“Saya sangat setuju dengan apa yang dikatakan Pak Airlangga Hartarto. Fokus bekerja. Inilah pemimpin yang baik,” kata pakar komunikasi politik dari Universitas Pelita Harapan, Emrus Sihombing kepada wartawan, Jumat (25/6).


Sikap Ketua Umum Partai Golkar ini pun patut ditiru oleh para elite yang saat ini dikait-kaitkan dengan pesta demokrasi lima tahunan, yakni Pilpres 2024. Dibanding mementingkan citra demi 2024, sudah selayaknya para ketua umum partai ikut membantu pemerintah memulihkan ekonomi bangsa.

“Sikap ini yang dibutuhkan rakyat. Apalah artinya sebuah jabatan jika tak bisa memberikan manfaat bagi masyarakat,” sambung Emrus.

Dengan fokus bekerja, Emrus yakin masyarakat dengan sendirinya akan memberikan dukungan. Para pemimpin yang memiliki sikap tersebut pun akan mendapatkan insentif elektoral untuk kepentingan elektabilitas.

Oleh sebab itu, sikap yang ditunjukkan Airlangga yang juga menjabat Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional patut ditiru tokoh lain. Tanpa banyak pencitraan, Airlangga pun dengan sendirinya masuk dalam jajaran tokoh yang diperhitungkan di 2024.

Seperti halnya pada survei LSI Denny JA beberapa waktu lalu, nama Airlangga masuk lima besar untuk Pilrpres 2024 dengan elektabilitas 5,3 persen. Elektabilitas ini terbilang meningkat bila dibandingkan survei pendahulunya, seperti Indikator Politik Indonesia pada April 2021 yang mencatat elektabilitas Airlangga 1 persen.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya