Berita

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko/Net

Politik

Moeldoko, Jenderal Tuna Etika Yang Sibuk Membegal Demokrat Saat Covid Menggila

JUMAT, 25 JUNI 2021 | 19:16 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Keputusan pemerintah yang tidak mengesahkan Demokrat versi KLB Deli Serdang ternyata tak membuat Moeldoko cs kehabisan akal.

Kini, mereka malah menunjukkan sikap perlawanan dengan menggugat surat keputusan Kemenkum HAM ke Pengadilan Tata Usaha Negara atau PTUN Jakarta mengenai SK kepengurusan tahun 2020 dan SK ADART tahun 2020.

Sontak, sikap Moeldoko cs ini mendapat respons keras dari Partai Demokrat sah di bawah kepimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).


"Jenderal Moeldoko sungguh tuna etika. Satu, di saat Covid menggila, dia masih mengurusi ambisinya membegal Partai Demokrat," kata politisi Demokrat, Rachland Nashidik di akun Twitternya, Jumat (25/6).

Menurutnya, sikap Moeldoko cs ini bak bermuka tembok dan tak peduli dengan kacamata publik yang kini sedang difokuskan penanganan pandemi Covid-19 yang makin mengkhawatirkan.

Yang makin membuat geleng-geleng kepala, yang digugat adalah pemerintah, di mana Moeldoko sendiri merupakan bagian dari pemerintah sebagai Kepala Staf Kepresidenan.

"Dia tak sungkan gugat keputusan pemerintah meski dia sendiri bagian dari pemerintah," lanjut Rachland.

Soal manuvernya kali ini, Rachland pun tak yakin gugatan tersebut sudah melalui komunikasi dengan Presiden Joko Widodo sebagai atasan di eksekutif.

"Apakah dia (Moeldoko) sudah belajar dari kesalahannya tempo itu? Apakah kali ini dia sudah lapor dan minta izin Presiden?" tandas Rachland.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya