Berita

Pasukan Amerika Serikat/Net

Dunia

Intelijen: Afghanistan Akan Jatuh Ke Tangan Taliban Hanya 6 Bulan Setelah AS Angkat Kaki

KAMIS, 24 JUNI 2021 | 13:29 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Intelijen Amerika Serikat (AS) menilai pemerintahan Afghanistan akan lumpuh dan jatuh ke tangan Afghanistan hanya beberapa bulan setelah Washington selesai menarik pasukannya.

Sebuah laporan intelijen yang dimuat Wall Street Journal pada Rabu (23/6) menyebut Taliban telah membuat terobosan signifikan terhadap pemerintahan Afghanistan selama sepekan terakhir.

Beberapa waktu ini, media sosial Afghanistan dipenuh dengan gambar dan video yang menunjukkan Taliban sudah menyita infrastruktur dan peralatan milik militer.


Bahkan terbaru, pasukan pemerintah melakukan pertempuran sengit dengan Taliban di Kunduz setelah kelompok itu merebut perbatasan uatam Afghanistan dan Tajikistan.

Pertempuran serupa juga terjadi di pinggiran Maza-i-Sharid, kota terbesar keempat di Afghanistan.

Dengan berkembangnya kekerasan Taliban, komunitas intelijen mulai pesimis. Sebelumnya mereka menilai, pemerintah Afghanistan akan bertahan selama dua tahun setelah AS keluar. Namun batas waktu itu mengerucut, menjadi hanya enam bulan hingga satu tahun.

Ketua Kepala Staf Gabungan Mark Milley pada Rabu menyebut terdapat 81 dari 419 distrik di Afghanistan yang saat ini sudah di bawah kendali Taliban. Sebanyak 60 persen dari 81 distrik itu sudah dimiliki sejak tahun lalu, namun sisanya hanya dikuasai dalam kurun waktu dua bulan terakhir.

"Tidak ada ibukota provinsi yang berada di bawah kendali Taliban, dan ada 34 di antaranya. Memang benar bahwa Taliban membidik dan menjarah pos-pos, dan sebagainya hingga mereka telah merebut beberapa pusat distrik," ujar Milley kepada Kongres.

Saat ini, sudah ada lebih dari 50 persen pasukan AS yang telah meninggalkan Afghanistan, mengikuti perintah Presiden Joe Biden untuk menarik semua pasukan pada 11 September.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

4 Lapis Kegagalan PSSI dan Otoritas Liga

Jumat, 19 Juni 2026 | 02:18

Air Zamzam Jemaah Haji akan Didistribusikan di Tanah Air

Jumat, 19 Juni 2026 | 02:00

Gibran Prioritaskan Program MBG di Wilayah 3T

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:21

Ceko Kontra Afsel Berbagi Skor 1-1

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:19

Wamendes Dorong Intelektual Muda Mendukung Pembangunan Desa

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:00

MBG Bermanfaat untuk Masa Depan Anak-anak

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:26

Bomba Sayang Bumi Bagikan Bibit Tanaman di Muara Enim

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:11

Rupiah Tak Bisa Kuat hanya dengan Kebijakan Moneter

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:00

Warga Papua Surati Presiden Prabowo Minta Atensi Kasus Lahan Rp50 Miliar

Kamis, 18 Juni 2026 | 23:51

Kinerja Mendag Budi Santoso Harus Dievaluasi Demi Akselerasi Ekonomi

Kamis, 18 Juni 2026 | 23:37

Selengkapnya