Berita

Para pendukung memajang poster Britney Spears sebagai dukungan untuk penyanyi itu dalam membela hak-haknya mengenai konservatori di Gedung Pengadilan Stanley Mosk, pada Rabu, 23 Juni/Foto: AP

Entertainment

Duka Penyanyi Britney Spears, Memohon Agar Hakim Akhiri Konservatori: Saya Tersiksa, Saya Trauma!

KAMIS, 24 JUNI 2021 | 12:44 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Penyanyi Britney Spears akhirnya muncul setelah lama tidak terdengar. Ia hadir di persidangan pada Rabu (23/6) setelah sebelumnya mengajukan petisi untuk mencopot ayahnya dari perannya sebagai konservator atau wali yang memberikan hak untuk mengatur urusan finansial dan pribadinya.

Britney Spears mengatakan kepada hakim bahwa dia ingin mengakhiri konservatori yang telah 'memenjarakan' dirinya selama 13 tahun terakhir. Ia menyebut ayahnya menyalahgunakan hak yang diberikan, mengendalikannya 100.000 persen hidupnya, dan dia sangat tersiksa.

"Saya trauma, saya hanya ingin hidup saya kembali," katanya, di antara sorak para penggemarnya di luar gedung pengadilan yang terus menerus memberikan semangat kepadanya sejak Rabu pagi-pagi sekali.  


"Saya mengatakan kepada seluruh dunia bahwa saya baik-baik saja danbahagia..., itu bohong," katanya. "Saya tidak bahagia. Saya tidak bisa tidur. Saya sangat marah, itu gila, dan saya depresi.”

Britney da berbicara tanpa jeda selama sekitar 20 menit. Membuka semua kemarahannya di depan Hakim Brenda Penny, dan diberikan pengacara untuknya.

"Saya ingin menikah, memiliki bayi, dan memiliki masa depan saya sendiri,' tuturnya dengan emosional. Mengatakan bahwa dia akan menuntut keluarganya atas perlakuannya selama ini.

Hakim terpaksa memintanya berbicara lambat-lambat agar sekretars mengadilan bisa mencatat keluhannya.

Para pendukung penyanyi top itu berkumpul di luar gedung pengadilan dan tagar #FreeBritney menggema di penjuru dunia.

Penyanyi papan atas kelahiran 2 Desember 1981 itu mengalami masa-masa sulit di antara popularitas dan kemewahannya.

Jamie Spears, ayah kandung Britney, diberikan kendali atas urusan pribadi dan bisnis putrinya melalui perwalian yang diperintahkan pengadilan pada 2008, mengutip laporan BBC.

Perintah itu awalnya diberikan setelah Britney Spears dirawat di rumah sakit, di tengah kekhawatiran atas kesehatan mentalnya.

"Saya ingin mengakhiri perwalian ini tanpa harus dipertimbangkan lagi karena ini sangat menyiksa saya," kata Spears.

"Perwakilan ini lebih merugikan saya daripada membawa kebaikan," kata Spear.

Jamie Spears terganggu dengan pernyataan putrinya. Menurut pengacaranya, Jamie sangat sedih melihat putrinya semakin terganggu kesehatan mentalnya dan ia merasa sakit aas semua tuduhan.

"Mr Spears mencintai putrinya dan dia sangat merindukannya," kata pengacara. Menambahkan bahwa apa yang ia lakukan selama ini kepada putrinya adalah untuk menyelamatkannya.

Tim hukum Jamie Spears telah menyatakan bahwa kliennya telah melakukan kewajiban perwalian dengan sangat baik, termasuk mengelola keuangan putrinya.

Conservatorship atau konservatori (perwalian) diperintahkan oleh pengadilan untuk individu yang dinilai tidak dapat membuat keputusan sendiri, akibat menderita demensia atau penyakit mental.

Perwalian Spears dibagi menjadi dua bagian - satu untuk urusan tanah dan keuangannya, yang lain terkait pribadinya.

Di bawah perjanjian legal ini, Britney Spears tidak mengendalikan keuangannya sejak 2008.

Saat itulah dia mulai berperilaku tidak menentu di tengah perceraiannya dari Kevin Federline dan perebutan hak asuh atas dua anak mereka.

Wali yang ditunjuk dalam konservatori disebut sebagai 'konservator', dalam kasus Britney Spears, itu adalah ayah kandungnya, Jamie Spears.

Konservatori yang diperintahkan pengadilan Britney Spears dibuat permanen pada Oktober 2008. Britney Spears dinyatakan sebagai  'anak dewasa dalam pergolakan krisis kesehatan mental'  pada Februari 2008. Pada tahun itu pula ayah Britney Spears, Jamie Spears, secara permanen ditunjuk sebagai  konservator putrinya, bersama dengan pengacara Andrew Wallet.

Keputusan ini muncul setelah serangkaian masalah pribadi terungkap di depan umum untuk penyanyi tersebut. Namun, pada 2019, Wallet mengundurkan diri dan Jamie Spears menjadi satu-satunya konservator dari tanah milik Britney Spears senilai 60 juta dolar AS.

Pada Januari 2008, Britney Spears dirawat di rumah sakit dua kali. Insiden pertama terjadi pada awal Januari, ketika  dia menjalani tes narkoba dan alkohol  dan evaluasi psikiatri setelah perselisihan hak asuh di rumahnya.
Rawat inap kedua terjadi pada akhir Januari, dan dia dibebaskan hampir satu minggu kemudian.

September 2019: Jamie Spears mengundurkan diri dari perwalian putrinya karena masalah kesehatan. Jodi Montgomery untuk sementara mengisi peran sebagai konservator.

Agustus 2020: Pengacara yang ditunjuk pengadilan Britney Spears, Samuel Ingham III, meminta Jamie Spears dihapus sebagai konservator harta penyanyi dan meminta hakim meminta Bessemer Trust, sebuah perusahaan manajemen kekayaan dan investasi, untuk mengawasi harta milik Britney.

Pada bulan November, hakim menolak untuk menghapus  Jamie Spears sebagai konservator harta Britney dan menunjuk Bessemer Trust untuk bertindak sebagai co-konservator.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko Pasca-Pemilu 2026

Rabu, 30 September 2026 | 10:27

Komisi IX DPR Dorong Pekerja Platform Digital Masuk RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 30 September 2026 | 10:18

Rupiah Menguat, Intip Proyeksinya Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 | 10:07

Prabowo Dorong Rehabilitasi Pengguna Narkoba Berbasis Pendidikan dan Teknologi

Rabu, 30 September 2026 | 10:04

Trump Ganti Istilah AI jadi Super Intelligence

Rabu, 30 September 2026 | 09:50

Dugaan Suap Bela Parahiyangan Investindo Mirip Perkara Summarecon

Rabu, 30 September 2026 | 09:39

Jokowi Sengaja Tunjukkan KTA PSI di Kandang Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 09:36

Jokowi Menyadari Dirinya dan Gibran Sedang Diserang

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Indonesia Usulkan Mekanisme Koordinasi Lintas Negara Berantas Penipuan Daring

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Selengkapnya