Berita

Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud/Net

Dunia

Pangeran Faisal: Siapa Pun Yang Memerintah Israel, Tidak Akan Mempengaruhi Arab Saudi

RABU, 23 JUNI 2021 | 09:16 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kerajaan Arab Saudi ikut mengomentari pemerintahan baru Israel yang dipimpin oleh Perdana Menteri Naftali Bennett, menggantikan Benjamin Netanyahu yang sudah 12 tahun berkuasa.

Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud menyebut kerajaan tidak peduli dengan pemerintahan baru Israel karena keduanya tidak memiliki hubungan diplomatik.

"Kami tidak memiliki hubungan dengan Israel dan perubahan pemerintahan di dalamnya tidak mempengaruhi kami," ujarnya dalam konferensi pers di Wina, Austria pada Selasa (22/6), seperti dikutip Saudi Gazette.


Bennett telah dipilih oleh Knesset sebagai perdana menteri baru dalam pemungutan suara pada 13 Juni lalu. Ia berhasil memimpin pemerintahan koalisi sayap kanan, kiri, tengah, dan kekuatan konservatif Arab untuk menggulingkan Netanyahu.

Ia juga telah mencetak sejarah dengan membawa masuk partai Ra'am, faksi Arab pertama yang bergabung dalam pemerintahan Israel untuk beberapa dekade.

Pemimpin partai, Mansour Abbas, menandatangani perjanjian untuk mendukung pemerintah koalisi yang dibentuk oleh pemimpin partai Yesh Atid Yair Lapid dan ketua partai sayap kanan Yamina Naftali Bennett.

Arab Saudi, seperti kebanyakan negara Arab lainnya, tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel. Namun, laporan sering menunjukkan beberapa kerja sama diplomatik di belakang layar karena keduanya memiliki kepentingan bersama dalam menentang pengaruh Iran di wilayah tersebut.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya